Ketua DPRD Karawang Perintahkan DLHK Kaji bahan baku Zirkon dan Titanium PT Monokem Surya

  • Whatsapp

KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Ketua DPRD Kabupaten Karawang rekomendasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang untuk mengkaji bahan baku Zirkon dan titanium milik PT Monokem Surya di Jalan Raya Rengasdengklok, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Karawang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Karawang yang diajukan Media Lintas Karawang dan Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) hari Jumat (20/12) dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) kecamatan Rengasdengklok, kepala desa dan BPD Amansari, UPTD Pengawasan tenaga Kerja Jawa Barat dan PT Monokem Surya dan UPTD pengawasan ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat.

Read More

Endang mengatakan, guna memastikan bahan baku Zirkon dan titanium berbahaya atau tidak, dan layak atau tidak diproduksi di PT Monokem Surya sebagai hilirisasi di wilayah bukan kawasan berikat, maka perlu dilakukan pengkajian oleh DLHK melalui kepala bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan (PPL).

“saya tugaskan Kabid PPL untuk melakukan kajian tentang materi bahan kandungan-kandungan bahan ini (Zirkon dan titanium) apakah bisa dilakukan hilirisasi di perusahaan PT Monokem karena ini sudah terjadi dugaan sementara ini berbahaya apabila dilakukan hilirisasi di PT Monokem,” kata ketua DPRD Karawang, Jumat (20/12/24)

Adapun alasannya perusahaan tersebut menggunakan bahan baku dinilai patut di kaji karena bersinggungan dengan lingkungan dan perusahaan tersebut berada di dekat pemukiman warga sehingga perlu dilakukan pengkajian.

“Karena apa? Karena bersinggungan dengan lingkungan bukan hanya saja perusahaan tapi juga bersinggungan dengan lingkungan masyarakat. Apalagi gumpalannya itu keluar sampai ke jalan kan menjadi permasalahan yang luar biasa,” ucapnya.

“Tapi kita akan menunggu secara ilmiah. Makanya saya anjurkan agar kandungan Zirkon, kandungan titanium tadi untuk dikaji apakah bisa dilakukan hilirisasi di Karawang di PT Monokem atau tidak selanjutnya laporannya kepada kami,” pungkasnya.

Namun saat dikonfirmasi kepala bidang PPL Meli Rahmawati di ruangan kerjanya mengatakan bahwa pihaknya sudah mendatangi PT Monokem Surya untuk melihat dan mencari informasi tentang peristiwa ledakan titanium yang menyebabkan 3 korban luka bakar, namun saat itu pihak manajemennya sedang sibuk mengantarkan jenazah ke rumah duka di Jawa Tengah.

Kita dari tim PPL sudah mendatangi PT Monokem tapi pada saat itu pihak manajemen PT Monokem belum bisa menjelaskan dikarenakan sedang sibuk mendampingi keluarga korban membawa jenazah ke rumah duka,” kata Meli, Selasa (24/12/24).

Namun demikian kata dia saat ini ia masih menunggu rilis dari PT Monokem Surya akan tetapi sampai saat pihak manajemen masih sibuk.

“Tadinya hari ini tapi dia memenuhi panggilan polres Karawang, jadi sampai saat ini dari PT Monokem belum bisa datang ke sini,” pungkasnya.

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *