KARAWANG, Media3.id – Nurlela (36) Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Karawang sempat viral di media sosial karena mendapatkan penganiayaan dari majikannya di Arab Saudi. Selasa (15/10/24).
Nurlela sempat mendapatkan perawatan serius di rumah sakit Arab Saudi karena terdapat luka cukup serius ditubuhnya.
Walaupun mendapatkan penganiayaan, Nurlela warga desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang ternyata enggan pulang ke Indonesia dan memilih bertahan di Arab Saudi untuk bekerja di majikan yang baru.
Kabar enggan pulangnya Nurlela ke tanah air disampaikan Pjs Kepala Desa Kemiri Agus Sahlan kepada wartawan usai cara Minggon keliling kecamatan Jayakerta di desa Medangasem.
Informasi yang ia terima dari sekertaris desa, kata Agus, bahwa Nurlela memilih bertahan di Arab Saudi dan mencari kerja lagi di majikan yang baru.
“Yang saya dengar dia itu enggak mau pulang dan memilih bekerja lagi di Arab Saudi itu yang saya terima informasi dari sekertaris desa,” kata Agus kepada wartawan, Selasa (15/0/24)
Agus menjalankan, kini Nurlela kondisinya sudah membaik dan pulih kembali setelah mendapatkan penanganan medis dan perawatan di rumah sakit Arab Saudi “Kalau kondisi sudah membaik dan pulih kembali,” ucapnya
Namun demikian kata dia status keberangkatan Nurlela ke arah Saudi belum diketahui apakah diberangkatkan secara prosedural atau ilegal karena sampai saat ini belum mendapatkan kabar. Akan tetapi yang lebih tahu kata dia sponsornya atau perusahaan yang memberangkatkan
“Keterkaitan ilegal atau tidak saya belum mendapatkan infonya. Kemungkinan yang tahu itu sponsornya,” jelasnya.
Dari informasi yang diterima, Agus mengatakan bahwa Nurlela sudah lama berangkat ke Arab Saudi sekitar 3 sampai 4 tahun yang lalu “Kalau informasi dia sudah lama bekerja di Arab Saudi sekitar 3 sampai 4 tahunan,” pungkasnya.
Reporter: D H






