KARAWANG, Media3.id – Persoalan Parkir di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Cikampek yang disoal oleh Sekertaris Dinas Perhubungan (Sekdishub) Kabupaten Karawang Ade Saprudin akhirnya disikapi oleh Dewan Pimpinan Resort Gibas Cinta Damai Kabupaten Karawang.
Samsudin KMD Sekertaris Gibas Cinta Damai Kabupaten Karawang memberikan sindiran kepada Dishub Kabupaten Karawang. Karena sekelas Sekertaris Dishub masih mempermasalahkan lahan parkir sekolah sehingga menurutnya Sekertaris Dishub dinilai tidak fair.
Adapun alasannya masih banyak badan jalan di Kabupaten Karawang dijadikan tempat parkir liar sehingga m mengganggu pengguna jalan. Bahkan yang lebih ironisnya di badan jalan dijadikan tempat bongkar muat barang namun dinas perhubungan diduga cuek seperti membiarkan begitu saja.
“setingkat Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang mempermasalahkan lahan parkir di sekolah, seharusnya sekdishub berbicara itu harus fair dan adil, kenapa harus mengurusi persoalan parkir-parkir di sekolah. Betapa Dishub Karawang tidak berperan apapun dalam persoalan parkir dijalan-jalan, yang jelas pekerjaannya sendiri,” kata Samsudin kepada Wartawan, Senin (12/08/24).
Samsudin pun mempertanyakan soal dugaan maraknya area lingkungan sekolah Negeri di Kabupaten Karawang dijadikan tempat parkir dan dipungut biaya parkir.
“Emang Sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Karawang ada ijin parkir?,” ungkapnya.
“Apa yang disampaikan kemarin oleh sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang sangat tidak bijak ketika persoalan Rumah Tangganya sendiri saja masih se-merawut seperti Parkir liar dibahu jalan yang hampir menutupi jalan,” tuturnya
“masih ada jalan-jalan yang berlubang yang sudah banyak menimbulkan korban, Penerangan Jalan Umum (PJU) yang hampir rata-rata jalan di Kabupaten Karawang itu gelap yang berpotensi rawan kecelakaan dan terjadinya pembegalan, trotoar yang selama ini telah merugikan para pengguna pejalan kaki karena trotoarnya dipakai para pedagang itu semua tugas, tanggungjawab dan pekerjaan Dishub bukan mempersoalkan masalah parkir di sekolah yang jelas-jelas itu diluar pungutan pihak Sekolah,” pungkasnya.
(Daman)






