Ketua BEA Jabar Asep Suherman
BANDUNG, Media3.id – Building Engineers Association Badan Pengurus Wilayah Jawa Barat (BEA BPW Jabar) menggelar Garden Gathering bertajuk “Work Together in Harmony”, di Bumi Sangkuriang, Jalan Kiputih No. 12, Ciumbuleuit Cidadap, Kota Bandung, pekan lalu, Sabtu (04/05/2024).
Dengan menghadirkan narasumber dari PTPI (Perkumpulan Teknik Perumahsakitan Indonesia), Prof. Ir. Dr.-Ing. Eko Supriyanto, IPU, P.H.Eng., selaku Presiden PTPI yang menyampaikan tentang Pembangunan Gedung Smart (PGS) dan tokoh motivator juga sebagai penulis buku Agung Fatwa dan dipandu oleh aktor, pelawak, penyanyi, dan presenter Indonesia Joe P Project, juga melibatkan 50 vendor hadir mensupport acara Gathering BEA BPW Jabar.
Acara tersebut dihadiri Pj. Walikota Bandung Ir. Bambang Tirtoyuliono, M.M., yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bandung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Entol Moh Ricky Gustiadi, ATD, SE, MT, Ketua Umum BEA Indonesia Christoporus Mujiatmoko, Ketua BEA BPW Jabar Asep Suherman, Ketua Riung Priangan Arief Bonafianto.
Hadir pula member-member BEA dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Bogor, dan BEA Pusat Jakarta.
Pj. Walikota Bandung Bambang Tirtoyuliono dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Walikota Bandung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Entol Moh Ricky Gustiadi mengatakan bahwa persaingan profesi dari waktu ke waktu semakin ketat.
“Bukan saja persaingan antar anak bangsa, tetapi juga berkompetisi dengan SDM dan perusahaan dari seluruh dunia yang telah memiliki reputasi global,” ujar Bambang.
Kompetensi profesi harus terus ditingkatkan supaya bisa menangkap persaingan tersebut.
“Kompetensi profesi sudah menjadi suatu keharusan karena pekerjaan yang Bapak/Ibu lakukan menyangkut keselamatan manusia, dengan kompetensi yang dimiliki Insya Alloh anggota BEA akan bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan kualitas maksimal dalam kinerjanya,” tambahnya kembali.
Dia bersyukur, BEA Jabar sangat memperhatikan masalah kompetensi-kompetensi anggotanya. Untuk itu, Bambang yakin banyak keahlian yang sudah dimiliki anggota BEA Jabar mengenai pernak-pernik perawatan gedung.
Oleh karena itu, Bambang harapkan dengan adanya kegiatan ini yang melibatkan banyak vendor yang hadir menjadi partnership dapat menambah pengetahuan bagi ahli teknik gedung se Jawa Barat.
“Semoga para engineer semakin profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya di masa depan,” pungkasnya.
Begitu pula disampaikan Ketua BEA Jabar Asep Suherman, bahwa awalnya dia ragu untuk menggelar acara gathering ini, tetapi dengan saling meyakinkan akhirnya timbul semangat kebersamaan.
“Dan kami mulai melakukan langkah untuk berkomunikasi dengan beberapa vendor dan sebenarnya target kita hanya 50 vendor,” ucap Asep.
Tetapi hasil akhir menunjukkan, event gathering perdana BEA Jabar ini, vendor yang hadir melebihi target yaitu sebanyak 62 vendor.
“Dan ini sungguh sangat luar biasa menurut saya, di luar apa yang kita rencanakan, tetapi hasilnya positif, mereka sangat puas dan meminta untuk mengundangnya lagi apabila ada event seperti ini,” terang Asep.
Melihat suksesnya event ini, kini Asep tidak ragu lagi untuk menggelar acara gathering kembali di tahun mendatang.

“Tetapi yang harus diperhatikan, target kita pada hari ini adalah bagaimana kita membangun pondasi, membangun kerjasama yang baik, membangun kolaborasi antara vendor, member dan BEA, dan kita sudah bangun pondasinya hari ini dan hasilnya benar-benar positif, tanggapan dari semua vendor puas dengan semua apa yang kita berikan, jadi tahun depan kita akan laksanakan kembali,” jelasnya.
Lebih jauh dikatakannya, bahwa event gathering ini diselenggarakan Asep sebagai dedikasinya untuk para member.
“Apa yang kita berikan untuk member, dalam event apapun semua bukan untuk kami sebagai pengurus. Ini murni dedikasi kami untuk member karena kita mempunyai visi dan misi yang mesti dijalankan. Jadi, bagaimana kita menciptakan engginer yang mampu berdaya saing secara global dan internasional. Dan kita tidak mungkin mencapai visi itu ketika kita tidak menjalankannya, bahkan kerjasama dengan vendor untuk memberikan educational knowledge, untuk memberi informasi teknologi adalah suatu hal yang wajib kami lakukan di event seperti ini,” paparnya.
Maka dari itu, kata Asep, dalam acara gathering ini, sebagai dedikasi kepada para member BEA, BEA Jabar memberikan berbagai hadiah menarik dengan hadiah utama sebuah sepeda motor.
“Kita keluarkan uang hampir Rp 9 Juta untuk member, hadiah lain seperti kulkas, water filter, tv dan yang paling utama, dedikasi yang kita berikan itu tercapai dengan baik. Dan kami sangat bersyukur 1 buah motor kita berikan dan pemenang hadiahnya adalah Kang Deden dari Sari Ater Kamboti, dan kami sangat bahagia acara ini lancar,” tuturnya dengan bangga.
Tak lupa Asep ucapkan terima kasih kepada tim pengurus dan seluruh vendor yang telah mensupport acara ini sehingga dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.
Sementara itu, Deden member BEA Jabar sekaligus sebagai Ahli Engineering di Hotel Sari Ater Kamboti Bandung, penerima hadiah utama sepeda motor mengucapkan terima kasih kepada BEA Jabar yang sudah menyelenggarakan Gathering tahunan.
“Saya ucapkan terima kasih, saya tidak menyangka bahwa saya bisa mendapatkan hadiah utama sepeda motor ini, semoga BEA Jabar kedepannya menjadi tambah maju dan tambah solid, BEA Jabar luar biasa,” ungkap Deden dengan penuh kegembiraan.
(Sinta)






