Moh Riza Rahmat Syah Sales Branch Manager Rayon IV (Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran) PT Pertamina
Banjar, Media3.id – Mudik lebaran idul Fitri tahun 2024 PT Pertamina wilayah Priangan Timur, menyiapkan beberapa sarana dan prasarana fasilitas tambahan seperti menyiapkan 19 SPBU siaga yang beroperasi 24 jam di kabupaten Ciamis, Kota Banjar hingga perbatasan Cilacap dan daerah wisata Pangandaran. Selain itu juga siap menyiapkan 6 motoris. Rabu, (3/04/2024).
Moh Riza Rahmat Syah Sales Branch Manager Rayon IV (Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran) PT Pertamina menuturkan, motoris itu adalah pengantaran BBM menuju ke lokasi sesuai dengan permintaan konsumen jadi ketika konsumen kehabisan bibit di tengah jalan bisa telpon ke135 maka akan diantar oleh motoris.
“Kemudian kita juga menyiapkan SPBU kantong adalah SPBU yang di sana ada mobil tangki yang siaga ada dua di kabupaten Ciamis dan 1 di Pangandaran, lalu kita sudah menyiapkan satu modular.” Ujarnya.
Lanjutnya, modular itu semacam SPBU yang bisa dipindahkan. Itu berada di wisata Pangandaran. Tujuannya untuk meng-cover wisatawan yang datang ke Pangandaran. selain itu dalam persiapan lebaran nanti juga mengupayakan nonstop mulai di SPBU. Dikarena proyeksi ini akan meningkat 70% maka akan siapkan BBM hingga 70%.
Pertamina menjamin BBM di wilayah Ciamis Banjar dan Pangandaran lebaran arus mudik dan arus balik stok aman. Pertamina menyiapkan produk solar maupun pertalite dan yang non subsidi seperti Pertamax.
” Selain itu untuk lb-nya juga LPG kita juga menyiapkan adanya fakultatif atau dropping ekstra dropping tambahan untuk di wilayah-wilayah kita dari mulai Ramadan kemarin dan hingga nanti lebaran.” Tandasnya.
Pertamina menyiapkan tambahan 4 hingga 6% dari alokasi harian. Semoga berharap dalam satgas Raffi 2024 ini berjalan dengan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa ada kendala apapun jadi desktop aman.
Tak hanya itu terkait SPBU yang nakal Pertamina dengan Hiswana migas juga dengan disperindag telah melakukan beberapa kunjungan pengecekan langsung ke SPBU baik dari mulai dispensernya dicek langsung di sensor, kemudian takarannya alat tera. Dicek di setiap daerah secara rutin bersama dinas metrologi. Pengecekan tersebut hampir semua di seluruh wilayah.
“Alhamdulillah aman namun kita terus akan memantau untuk kelancaran operasional SPBU di wilayah Priangan Timur seperti di jalur mudik. Termasuk adanya potensi kontaminasi air jadi kita terus rutin melakukan pengecekan baik di dispensernya kemudian di tangki pendam kemudian pada penyaluran BBM ke masyarakat melalui pengecekan pengecekan rutin di 190 SPBU.” Tegasnya.
(Red)






