PALEMBANG (Sumatera Selatan), media3.id – Sejumlah 23 personel Batalyon A Pelopor ikut dalam ujian bela diri hari ini di Lapangan Makosat Brimob Polda Sumsel yang berada di Bukit besar, Jalan Srijaya Negara, Bukit Lama, Kecamatan Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Ujian ini merupakan satu syarat mutlak yang harus dilalui setiap personel untuk mendapatkan kenaikan pangkat anggota Polri setiap periode, khususnya bagi yang akan melaksanakan Ujjan Kenaikan Pangkat (UKP) pada TMT 01 Juli 2024 nanti. Jumat (26/04)
Bela diri Polri ini harus dikuasai setiap anggota Polri dalam menunjang tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. Dalam ujian beladiri tersebut dinilai langsung oleh Tim Penguji dari Biro SDM Polda Sumsel. Penilaian terkait teknik dasar beladiri Polri, teknik beladiri Polri tanpa alat dan teknik beladiri Polri menggunakan alat. Materi Ujian tersebut harus dikuasai dan lulus dalam penilaian tim penguji.

(Dok hum Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel 26/4/2024)
Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Wahyu Prasetyo, S.H., M.Si., mengatakan bahwa ujian Bela diri merupakan salah satu persyaratan untuk mengajukan kenaikan pangkat bagi personil Polri adalah wajib lulus ujian beladiri.
“Ada 23 personel yang memenuhi syarat usulan kenaikan pangkat periode 1 juli 2024 ini. Bahwa Polisi khususnya Brimob secara fisik harus mahir dalam bela diri, baik dengan tangan kosong maupun dengan senjata. Ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan anggota dalam mengamankan semua obyek vital dan masyarakat,”jelas Danyon
(Ardhie – Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel)






