Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi menyerahkan santunan pada salah satu anak yatim secara simbolis
CIMAHI, Media3.id – Kepedulian terhadap anak yatim juga dhuafa merupakan kewajiban bersama baik unsur pemerintah maupun unsur masyarakat yang mampu.
Hal itu diungkapkan Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi saat menggelar Do’a Bersama sekaligus penyerahan santunan kepada 150 orang anak yatim dan dhuafa, yang bertempat di Masjid As-Salaam Kantor Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Kamis (21/3/2023).
Pemerintah Daerah Kota Cimahi menggelar kegiatan ini dalam rangka memuliakan Bulan Ramadhan 1445 H dengan menghadirkan Al-Mukarrom Ustadz Ramdan Juniarsyah, M.Ag, sebagai pemberi tausiyah.
Kegiatan ini juga merupakan wujud kecintaan serta kepedulian terhadap sesama.
“Pemberian santunan bagi kaum dhuafa, terutama anak yatim, merupakan wujud kepedulian dari pemerintah bagi masyarakatnya. Pemerintah Kota Cimahi harus menjadi rumah bagi semua golongan, tidak hanya bagi kalangan pemerintah tapi juga masyarakat, termasuk mereka yang tidak mampu,” tutur Dicky.
Dicky berpesan pada anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir untuk selalu bersemangat dan rajin belajar,
“Tetap semangat dan giat dalam belajar, rajin beribadah agar kelak menjadi pemimpin yang dapat dibanggakan oleh bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Dengan anak-anak yang rajin belajar dan beribadah, ia berharap Kota Cimahi akan tumbuh menjadi kota yang maju namun tetap memegang teguh ajaran agama.
Dicky menyebutkan gambaran masyarakat Kota Cimahi yang agamis tercermin dari kehidupan masyarakat yang di dalamnya terdapat sumber daya manusia yang berkualitas, baik intelektual, emosional maupun spiritual yang terimplementasi pada sikap serta perilaku hidup sehari-hari yang dilandasi oleh aturan dan norma yang berlaku di masyarakat.

Semua upaya ini bermuara pada terwujudnya kehidupan masyarakat yang sholeh atau Islami, yaitu kehidupan masyarakat yang sikap dan perilakunya terbingkai oleh ajaran, norma, aturan serta kaidah-kaidah agama.
“Kondisi seperti itu sudah barang tentu tidak dapat dicapai sekaligus, akan tetapi diperlukan adanya proses secara bertahap yang mengarah pada kondisi dimana masyarakat mampu melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,” terang Dicky.
Ia juga harapkan masyarakat Kota Cimahi dapat turut berpartisipasi aktif dalam membantu sesamanya yang membutuhkan agar kerukunan serta kepedulian sosial di Kota Cimahi tetap terjaga. Ia harapkan pula dengan diadakannya kegiatan-kegiatan sosial dapat mendorong lahirnya keshalehan sosial di masyarakat.
“Dengan diadakannya kegiatan ini semoga dapat mendorong terwujudnya keshalehan sosial dalam kehidupan masyarakat Kota Cimahi dan saya berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang,” harap Dicky.
Kegiatan ini dihadiri Ketua MUI Kota Cimahi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Cimahi, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cimahi, pembimbing/koordinator anak yatim kelurahan, Ketua Ormas dan Lembaga Islam (Ketua PCNU, Pd. Muhammadiyyah, Pd. Mathlaul Anwar, Pd. Persis, Pd. PUI Kota Cimahi), Ketua FPP serta pimpinan lembaga ormas lainnya.
(Sinta)






