LPLHN Soroti Tumpahan Solar di Bersihkan Dengan Cara Disemprot Oleh Damkar Karawang

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Lembaga Pencinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) menyoroti kinerja Bidang Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Karawang yang melakukan penyemprotan Tumpahan minyak solar menggunakan air.

Wahyudin ketua umum LPLHN menyayangkan langkah yang dilakukan BPBD Kabupaten Karawang yang melakukan clean up tumpahan solar di lingkungan pembangunan rumah sakit umum (RSUD) Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Read More

Karena menurutnya dengan dilakukan pembersihan clean up menggunakan Blanwir, maka pencemaran lingkungan akan semakin meluas karena minyak solar tersebut akan terbawa air dan mencemari sungai.

“Kalau menurut hemat saya, pembersihan atau clean up tumpahan solar dengan dilakukan penyemprotan menggunakan air itu kurang tepat karena minyak solar tersebut akan terbawa air ke sungai dan pencemaran lingkungan semakin meluas,” kata Wahyudin kepada media3.id, Minggu (31/03/24).

Adapun langkah yang mesti dilakukan kata dia, bukan dengan cara disemprot melainkan mengambil ceceran solar lalu dimasukkan ke dalam jerigen atau drum sehingga pencemaran atau ceceran minyak solar tidak akan meluas.

“Menurut hemat saya dengan cara mengambil ceceran minyak solar yang tumpah, karena kalau di semprot sama dengan memperluas pencemaran atau memindahkan ceceran minyak ke saluran air dan kemungkinan akan sampai ke muara atau laut,” jelasnya.

Semestinya kata Wahyudin, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang merekomendasikan agar tumpahan solar tersebut diambil, bukan dibuang dengan cara disemprot menggunakan mobil Blanwir karena akan berdampak pencemaran menjadi meluas.

“Mestinya ada rekomendasi dari DLHK bahwa minyak solar yang tumpah jangan di siram,” pungkasnya.

Sebelumnya Warga Kampung Bedeng, Desa Rengasdengklok Selatan digegerkan dengan bau minyak solar di Saluran irigasi pembuangan air. Ternyata setelah di selidiki, terdapat minyak solar mengalir terbawa air dan ada juga yang melekat ke tanah.

Hasil investigasi warga pada hari kamis (28/03/24) minyak solar tersebut diduga berasal dari salah satu kegiatan pembangunan rumah sakit umum Rengasdengklok yang diduga terdapat tumpahan minyak solar meresap ke tanah dan terbawa air.

(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *