Ketua DPD IKM Kota Cimahi H. Armet, SE (tengah) didampingi Ketua Bundo Kanduang Imas Nurhayati (kiri)
CIMAHI, Media3.id – Bundo Kanduang Induk Keluarga Minang (IKM) Kota Cimahi menggelar Buka Puasa Bersama dan Pembagian Santunan kepada 100 anak yatim dan jompo, yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) ARMET, Jalan Amir Mahmud No. 799, Ranca Belut Cimahi Tengah, Rabu (27/3/2024).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Induk Keluarga Minang (IKM) Kota Cimahi H. Armet, SE, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakannya ini rutin dilakukan setiap tahunnya di bulan Ramadhan.
“Sesuai dengan amanat rapat kerja IKM, kita melaksanakan kegiatan ini tiap tahun, yang dalam hal ini dikomandani oleh Ketua Bundo Kanduang Ibu Imas Nurhayati dengan ibu-ibu yang lain sebagai pengurus,” ujar Armet.
Jadi memang, sambung Armet, kegiatan ini merupakan agenda IKM tiap tahun dan biasa dibagikan setiap bulan Ramadhan.
Ia menjelaskan, pada bulan Ramadhan 1445 H Tahun 2024 kali ini, IKM membagikan santunan kepada 100 anak yatim.
“Kami mengundang 100 anak yatim yang terdiri dari Lembaga Dewan Da’wah Indonesia Kabupaten Bandung Barat Tani Mulya sebanyak 20 orang, dari Panti Asuhan Kota Bandung sebanyak 20 orang, dan 60 orang anak hafidz dari Kota Cimahi,” terang Armet.
Adapun donasi untuk pemberian santunan ini, dikatakan Armet, semua tergantung uang yang terkumpul.
“Dananya dari anggota-anggota yang mengeluarkan infaq, shodaqoh, zakat, yang dikoordinir oleh Bundo Kanduang IKM. Selain itu, dananya sebagian lagi dari uang kas Bundo Kanduang yang terkumpul selama setahun yang kemudian disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin yang ada di Kota Cimahi dan sekitarnya,” ulasnya.
Ia menyebutkan, santunan yang diberikan kepada anak yatim sebesar Rp 100 ribu per orang.
“Dan santunan untuk orang tua jompo, kami berikan dalam bentuk sembako yang nilainya serupa sebesar Rp 100 ribu pula berupa beras, mie, minyak, terigu juga sirop,” beber Armet.
Lebih jauh ia memaparkan bahwa IKM merupakan paguyuban orang perantauan.

“Tujuan dibentuk adalah untuk menjalin silaturahmi sesama orang Minang yang ada di perantauan agar bisa saling mengenal dan tolong menolong,” ucap Armet.
Ia mengatakan bahwa IKM juga rutin mengadakan kegiatan minimal satu bulan sekali.
“Kegiatan itu dalam bentuk arisan Bundo Kanduang, dalam bentuk olahraga latihan badminton yang dilakukan setiap minggu di hari Rabu,” imbuh Armet.
Armet juga menyebutkan bahwa dana yang dikumpulkan IKM, selain donasi dan uang kas dari para anggota IKM, juga berasal dari celengan-celengan di luar rumah makan, di rumah anggota yang diperuntukkan untuk membantu anggota yang sakit, atau yang tertimpa musibah dan juga yang meninggal.
Bahkan IKM Cimahi juga mempunyai lahan pemakaman di Gunung Bohong yang bernama Pemakaman Taman Sarugo yang diperuntukkan khusus untuk keluarga besar Bundo Kanduang IKM Cimahi.
Begitupula dijelaskan oleh Septiana, salah seorang penerima bantuan dari Pondok Tahfidz Qur’an Kuntum Indonesia Leuwigajah Cimahi, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang diundang oleh IKM Cimahi.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dapat berkumpul bersama disini, bisa buka bersama, kebahagian yang tidak dapat saya ungkapkan disini,” ujar Septiana.
Ia harapkan pelaksanaan buka bersama yang digelar Bundo Kanduang IKM Cimahi setiap bulan Ramadhan ini tetap Istiqomah demi kebersamaan.
(Sinta)






