Kota Banjar, Media3.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Banjar Penerimaan kuota pupuk bersubsidi tahun 2024 menurun dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini Pupuk urea 1.094.666 kg (52.9 % dari kebutuhan) dan NPK 544.756 ( 29,25 % dari kebutuhan).
Saat ditemui Ir. Yeti Sukmawati M.m Kabid pertanian. menuturkan Dinas mengajukan usulan sesuai data NIK para petani sebanyak 10850 NIK atau 150 kelompok.
“Usulan ini sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ke Kementerian Pertanian RI. Kuota pupuk yang kita usulkan setara dua kali musim tanam.” Ujar Yeti kepada wartawan.
Lanjutnya, Tahun sebelumnya atau 2023 Urea 1.981,000 NPK 1.223 000 namun pada tahun 2024 ada penurunan kuota pupuk subsidi untuk para petani di kota Banjar. Adanya penurunan kuota pupuk bersubsidi tersebut, alokasi untuk petani menjadi berkurang.
Sementara di lapangan ada kesan kelangkaan pupuk bersubsidi. Padahal itu bukan kelangkaan, melainkan ada pengurangan penerimaan kuota pupuk bersubsidi dari Kementrian Pertanian.
“Kalau kita mengusulkan sudah sesuai usulan dan pengajuan dari para kelompok tani, sementara realisasinya hanya segitu.” Tandanya.
Yeti pun menambahkan, untuk tahun ini tidak menggunakan kartu tani. Jadi hanya menggunakan KTP nantinya akan diberikan sesuai KTP dan di Foto dengan pupuk serta penerima pupuk subsidi tersebut.
“Setiap akhir tahun ada daftar ulang. Melalui penyuluh pertanian. Didata Rencana Definitip Kebutuhan kelompok. Kemudian Dinas tinggal verivikasi.” Kata Yeti.
Untuk penyaluran pupuk subsidi bisa datang ke kios yang sudah ditunjuk di wilayah Kota Banjar, ada 10 kios yang sudah di verifikasi oleh distributor. Diantaranya Kecamatan Langen 5 kios. Banjar 2 kios, Pataruman 2 kios, dan Purwaharja 1 kios.
(Red)






