Dari 478 Alumni SMKN 1 Rengasdengklok Tahun 2023, Baru Sekitar 50 Yang Bekerja di Perusahaan. Sisanya ????

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id- Lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tentunya yang diharapkan oleh orang tua dan siswa dapat bekerja diterima di perusahaan dengan bermodalkan keahlian yang di miliki selama mengenyam pendidikan di SMK selama 3 Tahun.

 

Read More

Namun faktanya, banyak alumni SMK Negeri dan swasta yang belum diterima di perusahaan walaupun para alumni tersebut telah melakukan praktek kerja industri (Prakerin) yang ditempatkan oleh sekolah di Perusahaan. Salah satunya alumni SMKN 1 Rengasdengklok, Kabupaten Karawang

 

Dari 478 alumni SMKN 1 Rengasdengklok pada tahun 2023 lalu, ternyata baru sekitar 50 orang yang diterima di perusahaan sehingga lebih dari 400 alumni SMKN 1 Rengasdengklok tahun 2023 masih mencari pekerjaan sambil membantu orang tua. Data tersebut hasil wawancara dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 1 Rengasdengklok.

 

Adapun keterangan dari Rini bagian BKK SMKN 1 Rengasdengklok menjelaskan, masih banyaknya siswa yang belum diterima di perusahaan dikarenakan lulusan SMKN 1 Rengasdengklok kebanyakan perempuan bila dibandingkan dengan laki-laki sehingga ada yang memilih menikah setelah lulus sekolah.

 

“Banyak yang enggak bekerja itu jumlah lulusan kita perempuan, dan perempuan itu ada yang menikah, lebih cepat menikahnya daripada laki-laki,” Kata Rini bagian BKK di ruangan kerjanya di SMKN 1 Rengasdengklok, Rabu (10/01/23).

 

Saat ditanya ada berapa alumni tahun 2023 yang sudah diterima di perusahaan? Lalu iapun menjelaskan, dari data yang ia miliki baru sekitar 50 alumni diterima di perusahaan dari jumlah 478 alumni tahun 2023 “Sekitar 50 yang bekerja di perusahaan,” jelasnya.

 

Adapun keluhannya, kata Rini, ada beberapa faktor yang menyebabkan masih banyaknya alumni tahun 2023 belum bekerja di perusahaan dikarenakan soal fisik dan kesehatan yang tentunya menjadi pertimbangan perusahaan.

 

“Keluhannya kebanyakan fisik. Dari tinggi badan, mata mines, berat badan. Jadi itukan tidak bisa saya latih istilahnya Fenomen sendiri dan motifasi mereka sendiri. Kalau sudah alumni, mereka harus bisa belajar sendiri,” pungkasnya.

 

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *