DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Ditemui usai dirinya menghadiri rapat paripurna masa sidang ketiga tahun 2023, Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok dalam agenda “Persetujuan DPRD Terhadap Raperda APBD Kota Depok T.A 2024,” Ketua Komisi A dari Fraksi Gerindra Hamzah mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kota Depok “Ngeyel”.
Hal ini berkenaan dengan menu makanan pencegahan stunting yang dianggap tidak layak karena tidak memenuhi standar dan menjadi pemberitaan di media-media.
Saat diwawancarai oleh awak media, Hamzah mengakui bahwa dirinya menaruh respect kepada Walikota Depok M. Idris yang berjiwa besar dengan mengakui adanya kekeliruan dan akan melakukan evaluasi untuk diperbaiki kedepannya.
“Sebenarnya itu jawaban yang kita tunggu,” kata Hamzah diluar ruang sidang Paripurna DPRD Kota Depok, Jalan Boulevard Grand Depok City Kota Depok, Rabu (22/11/2023).
Untuk kedepannya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan , ” tetapi kita butuh penjelasan dan pengakuan bahwa ini ada sebuah kekurangan, ini ada sebuah kesalahan, itu yang kami butuhkan, maka harus kita perbaiki kedepan. Jangan juga ” ngotot” bahwa ini sudah memenuhi standar gizi, ini sudah memenuhi standar UNICEF, ini sudah memenuhi standar kementerian kesehatan, gimana mau memenuhi standar itu semua kalau otak-otak nya yang dikasih, atau tidak matang. Tahu gak kalau itu dari ikan tenggiri, tau gak kalau itu dari ikan tongkol, emang liat Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) cara bikinnya?, kan gak melihat,” cetus Hamzah .
Di akhir wawancaranya, ia mengatakan bahwa pihak Dinkes Kota Depok “Ngeyel”, untuk itu, pihaknya melalui komisi A yang membidangi bagian kepegawaian dalam rapat akan minta Kadinkes Kota Depok untuk diganti atau dicopot. (Ardhie)






