Hasil Evaluasi Tahap Pengerjaan, Sekcam Kutawaluya Sudah Disampaikan Ke Kepala Desa Kutamukti Ada Pengerjaan Tanpa Kisdam

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Sekertaris Camat Kutawaluya menanggapi soal pemberitaan pembangunan drainase di wilayah desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang yang disorot media karena dalam pembangunan drainase tersebut diduga dikerjakan asal-asalan.

 

Read More

Saat ditemui di ruangan kerjanya, Romli menanggapi soal ramainya pemberitaan pembangunan drainase di desa kutamukti yang bersumber dari dana bantuan provinsi (Banprov). Menurut Romli, ramainya pemberitaan diakibatkan mungkin karena adanya kejanggalan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan.

 

Karena menurut Romli pada saat pemasangan batu kali mesti dipasang kisdam karena pada saat pemasangan batu kondisi pondasi yang akan dipasang batu harus kering tidak digenangi air atau genangan air.

 

“Mungkin tidak sesuai dengan seharusnya. Seharusnya kan mungkin harus pakai kisdam, dan kita ke sana ada yang enggak dipasang tapi ada juga yang dipasang kisdam sebagian. Waktu itu saya ke sana ada kisdam sedikit,” kata Romli kepada media3.id di ruangan kerjanya, Selasa (17/10/23).

 

Bahkan iapun menyampaikan ke kepala desa agar pembangunan drainase tersebut harus dipasang kisdam, walaupun terpal atau kisdamnya sedikit bisa dipasang secara bertahap karena pada saat pemasangan batu kondisi pondasi harus tidak ada airnya atau dipompa menggunakan mesin pompa air.

 

“Dan saya sampaikan ini harus di kisdam, kalau kisdamnya sedikit silahkan bertahap pemasangannya tidak usah sekaligus dan airnya dibuang dikosongkan menggunakan pompa air,” jelasnya.

 

“Kita sudah sampaikan, setelah kita sampaikan kan bukan kewenangan kita lagi dan kita sudah mengarahkan, sudah menyampaikan, menegur secara lisan sudah, ya tinggal kembali ke desa,” tuturnya.

 

Diakui olehnya saat evaluasi tahap pengerjaan drainase, ada kekurangan diantaranya tidak ada kisdam, dan air tidak dipompa. Dari kekurangan tersebut pihak kecamatan terlah menyampaikan ke desa karena kalau dikerjakan tanpa kisdam dan air tidak dipompa tentunya dalam pelaksanaan pembangunan tidak akan beres

 

“Kita baru evaluasi tahap pengerjaan, kita evaluasi, ada kekurangan. 1 tidak di kisdam kedua airnya tidak dipompa dan kita sampaikan kepada desa bahwa harusnya ini di pompa karena tidak mungkin beres kalau tidak di pompa,” jelasnya.

 

Namun apa yang disampaikan sekertaris camat Kutawaluya kepada wartawan, berbeda dengan apa yang disampaikan Aan Maryani kepala Desa Kutamukti kepada wartawan mediasuararakyat.com yang terbit pada tanggal 13 Oktober 2023.

 

Dalam keterangannya Aan menjelaskan bahwa dalam pembangunan drainase yang bersumber dari Banprov Jawa barat tahun 2023 itu sudah sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB).

 

Dan proses pengerjaan dari awal sudah sesuai dengan metode pengerjaan juga sudah sesuai dengan RAB dan juga sesuai instruksi dari pendamping desa lokal (PLD) serta sekaligus sudah berkoordinasi dengan konsultan.

 

Reporter: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *