Akhir Tahun 2023 Gedung SDN Pisangsambo 2 Akan Direhab. Benarkah??

  • Whatsapp

 

Gedung SDN Pisangsambo 2 terlihat sudah rusak dilihat dari luar

Read More

KARAWANG, Media3.id- Ironis fasilitas pendidikan gedung SDN Pisangsambo 2 Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang sudah lapuk akibat sudah lama tidak direhab namun sayangnya sampai saat ini belum tersentuh perbaikan rehab gedung.

 

Adapun fasilitas gedung di SDN Pisangsambo 2 yang rusak mulai dari atap, Plafond, Dinding, kayu dan lainnya yang tentunya membuat siswa dan guru merasa khawatir gedung yang di tempati ambruk ketika sedang proses belajar mengajar.

 

Walaupun sudah lama rusak, sayangnya pemerintah Daerah kabupaten Karawang melalui dinas pendidikan,Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang belum merealisasikan rehab gedung sampai berita ini ditayangkan walaupun pihak sekolah kerap mengajukan perbaikan gedung setiap tahunnya.

 

Saat dikonfirmasi soal SDN Pisangsambo 2 dan kapan akan mendapatkan rehab, Koordinator Wilayah Kecamatan Pendidikan (Korwilcambidik) Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang mengatakan bahwa akhir tahun 2023 gedung sekolah yang rusak di SDN Pisangsambo 2 akan di rehab dianggaran perubahan 2023.

 

“Sekarang saya sudah permohonan lagi ada perubahan insyaallah bulan November Desember. Yang Sambo 2 insyaallah dapat perubahan,” kata Sofyan Hidayat kepala korwilcambidik Tirtajaya, Rabu (06/09/23).

Akibat sudah lapuk, plafon di ruang kelas SDN Pisangsambo 2 Ambruk.

Sebelumnya operator sekolah SDN Pisangsambo 2 mengatakan bahwa pihak sekolah kerap melaporkan dan mengajukan rehab gedung setiap tahun ke pemerintah daerah kabupaten Karawang soal kondisi gedung sekolah yang sudah rusak berat.

 

Setiap tahun pasti mengajukan dan itu pasti. baik sebelum pandemi covid-19 maupun sesudah pandemi,” kata Jumari operator sekolah SDN Negeri Pisangsambo 2 kepada wartawan, Selasa (25/03/23).

 

Iapun mengatakan dari 10 ruang kelas semuanya sudah rusak bahkan sudah ada ruangan kelas yang dikosongkan dikarenakan dua ruangan kelas tersebut sudah rusak parah akibat lapuk dan dimakan rayap.

 

“Semuanya ada 10 ruangan kelas sedangkan untuk jumlah bangunan ada 5 gedung semuanya sudah rusak. Yang rusak parah satu gedung yang saat ini sudah dikosongkan,” ungkapnya.

 

Bahkan ia dan guru lainnya merasa sangat khawatir gedung yang digunakan sebagai kegiatan belajar siswa ambruk pada saat proses belajar sehingga terjadi korban.

 

Saya sendiri termasuk guru-guru yang lain juga takut ambruk tapikan mau bagaimana lagi kita cuma punya gedung ini yang sudah rusak enggak punya gedung yang lain,” pungkasnya.

 

Reporter: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *