Subang, Media3.id – Perjalanan hidup Anih bikin meneteskan air mata. Di usianya 70 tahun, Anih malah hidup sebatangkara. Ia harus keliling ngeprik padi atau nyari padi sisa panen untuk mengisi perutnya sehari-hari.
Selain itu, nenek tersebut mengisi perut dengan belas kasihan dari tetangga yang berada di gubuknya terletak di Kampung Bakanbuer, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kondisi kehidupan Anih sampai ke telinga Kapolsek Pabuaran Polres Subang AKP Edi Juhedi, S.Pd.I, M.M. Kepekaannya terhadap kesulitan masyarakat, ia segera meluncur datang ke gubuk Anih, Senin (31/07/2023).
Mantan Kapolsek Binong Polres Subang tersebut tidak hanya menjenguk tapi juga memberikan bantuan kepada Anih berupa sembako, telur dan minyak goreng untuk meringankan beban sehari-hari Anih.
Mantan KBO Satreskrim Polres Subang tersebut pun menyempatkan untuk cek kondisi rumah Anih yang beralaskan tanah dan berdinding bilik lapuk. Ia pun begitu terharu dengan kondisi nenek Anih.
Anih pun tidak pernah menyangka kalau gubuknya akan kedatangan AKP Edi Juhedi, S.Pd.I, M.M untuk memberikan bantuan kepadanya. Makanya, Anih pun begitu senang dan sangat berterima kasih.
“Tidak menyangka, senang banget. Terima kasih banyak bapak Kapolsek Pabuaran untuk bantuannya. Karena tidak punya KTP, jadinya tidak mendapatkan bantuan dari desa,” ucap Anih, dalam bahasa Sunda.
Menurut AKP Edi Juhedi, S.Pd.I, M.M, ia berkunjung untuk silaturahmi sekaligus beri bantuan sesuai arahan Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, S.H, S.I.K, M.H agar pihaknya peduli kepada masyarakat.
“Semoga bantuan tersebut meringankan beban nenek Anih, dan masyarakat semakin merasakan kehadiran serta manfaat dari polisi yang berada di wilayah hukum Polsek Pabuaran,” pungkasnya.
(MW)






