Hanya Pasar Proklamasi Rengasdengklok Yang di Kelilingi Sawah Produktif dan Jauh dari Pemukiman Warga

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id- Pasar Proklamasi Rengasdengklok, Kabupaten Karawang merupakan pasar yang letaknya dikelilingi area persawahan dan jauh dari pemukiman warga sehingga banyak pedagang mengaku merugi selama berjualan di pasar proklamasi Rengasdengklok yang dikelola oleh PT Visi Indonesia Mandiri (VIM).

 

Read More

Diakui oleh pedagang, bahwa pasar Proklamasi yang dikelola oleh PT VIM cukup nyaman untuk berjualan walaupun terdapat beberapa kekurangan dan pedagang pun tidak mempermasalahkannya.

 

Namun yang menjadi permasalahan kenapa pasar proklamasi letaknya jauh dari pemukiman warga, bahkan pasar proklamasi di kelilingi area persawahan produktif sehingga kurang strategis bila dibandingkan dengan pasar lainnya yang ada di Kabupaten Karawang.

 

“Banyak pedagang merugi walaupun pasar VIM itu tempatnya nyaman, layak huni, walaupun ada beberapa instrumen yang kekurangan dan kami tidak mempermasalahkan. Hanya saat ini kami mempermasalahkannya tentang daya beli dimana pasar yang baru itu jauh dari strategis,” kata Baraya Koko kepada wartawan.

 

Mestinya kata dia, Pemda Karawang melihat pasar yang ada di kabupaten Karawang seperti pasar Kosambi, pasar baru Karawang, pasar Johar, dan pasar Cikampek yang berada dekat terminal, stasiun dan pemukiman warga. Sementara pasar Proklamasi Rengasdengklok jauh dari pemukiman warga apalagi terminal.

 

“Harusnya pasar kita melihat dari pasar yang jauh. Pasar Kosambi berada di pemukiman, pasar Tuparev dekat dengan pemukiman, pasar Johar dekat dengan pemukiman, apalagi pasar Cikampek pasar besar yang berintegritas dengan adanya stasiun, terminal dan dekat dengan pemukiman,” jelasnya.

 

“Mengenai keberadaan pasar VIM mungkin sudah sejarahnya dari dulu dan kami tidak akan bercerita karena kamipun tidak tahu. Kami tahunya saat ini bahwa perelokasian pedagang dari pasar lama ke pasar baru merubah peradaban perekonomian secara harfiahnya tapi kenyataannya secara ekonomi banyak yang merugi,” pungkasnya

 

Reporter: DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *