KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Kepala desa Karyamukti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang sepertinya tidak mampu menggali sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) padahal desa tersebut memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang pernah dimodali dari dana desa (DD) yang tentunya tidak sedikit.
Dugaan kepala desa Karyabakti tidak mampu menggali PADes di tahun 2022 terlihat dari baliho yang di pasang di dinding kantor desa Karyamukti. Padahal target pendapatan asli desa Karyamukti di tahun 2022 hanya lima juta rupiah namun realisasinya Nol rupiah.
Saat dikonfirmasi ke Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sekaligus kasi Pemerintahan Kecamatan Cibuaya (Kasi Pem), ia menjelaskan bahwa desa Karyamukti sudah tidak memungut rutin pembangunan kepada masyarakat, selain itu tidak memiliki tanah bengkok.
“PAD desa apa? Kalau Pasar mungkin kalau memang ada, kalau dia punya tanah bengkok mungkin tergantung sewanya karena di kita pada tidak punya tanah bengkok,” kata Samin kasi PMD sekaligus Plt Kasi Pem, Jumat (07/07/23).

Namun saat ditanya apa penyebab tidak berjalannya usaha BUMDes, hasil dari pembinaan kecamatan Batujaya,Samin menjelaskan “Kalau macet kan banyak e kadang-kadang di pengurusnya sendiri banyaklah yang nakal,” ungkapnya
Iapun menjelaskan sudah beberapa tahun ini BUMDes di beberapa desa di kecamatan Batujaya tidak menganggarkan modal untuk usaha BUMDes karena yang sudah-sudah tidak berjalan bahkan modalnyapun tidak kembali
“Kalau BUMDes kan sudah berapa tahun nih beberapa desa banyak yang enggak mengganggarkan karena kalau desa-desa mengganggarkan untuk BUMDes,” jelasnya
Sementara pemerintah pusat menggelontorkan dana desa tahun 2023 salah satu prioritasnya untuk pemodalan kepada badan usaha milik desa namun sayangnya masih ada desa di kecamatan Batujaya belum melaksanakan prioritas pemodalan BUMDes.
DH






