Brimob Sumsel Siagakan Personel Tim SAR Batalyon A Pelopor, Guna Antisipasi Terjadinya Bencana Alam

  • Whatsapp
Foto : Dokumentasi Hum Batalyon A Pelopor Brimob Polda Sumsel (8/7/2023)

LUBUKLINGGAU (Sumatera Selatan), media3.id – Antisipasi Curah hujan yang deras di musim kemarau ini yang mengakibatkan banjir, seperti tiga hari yang lalu terjadi di Kota Lubuk linggau dan Kabupaten Oku Selatan yang mengakibatkan ratusan rumah warga terendam bahkan ada yang hanyut terseret arus deras.

Menyikapi hal tersebut dengan sigap personel tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumsel melaksanakan siaga SAR dan membentuk tim yang mempunyai keahlian khusus di bidang penanganan SAR dipimpin Danton 1 kompi 3 Batalyon A Pelopor Aiptu Loemban L.F Manurung.

Read More

Plh. Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Kompol Wahyu Prasetyo. S.H, M.Si., mengatakan terkait kesiapsiagaan jajaran Korps Brimob Polda Sumsel sebagai salah satu bentuk kesiapan Batalyon A Pelopor dalam penanganan bencana alam dan memastikan kesiapan personil apabila sewaktu waktu terjadi banjir susulan, anggota sudah siap di gerakan dengan cepat.

Dalam kegiatan ini anggota menyiapkan dan mengecek peralatan serta perlengkapan SAR yang di siagakan agar dapat berfungsi dengan normal dan tidak ada kendala ketika di gunakan saat melaksanakan tugas SAR.

“Pelaksanakan siaga SAR ini untuk mengantisipasi permintaan satuan wilayah dan laporan masyarakat dalam menangani bencana alam disuatu tempat sehingga dapat bergerak dengan cepat untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana” tutur Danyon.

“Pada pelaksanaanya Tim Siaga SAR ini akan bersiaga 24 Jam jadi sewaktu – waktu dibutuhkan mereka sudah siap, Selain bersiaga personel yang berada di Posko juga menggelar latihan dengan skala kecil hal ini bertujuan untuk mengingat kembali materi – materi pertolongan yang pernah dilatihkan sebelumnya.” katanya.”tutup Kompol Wahyu. ( Ardhie – Hum Batalyon A Pelopor Brimob Polda Sumsel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *