Anggota DPRD Fraksi PKS yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi, H. Supiyardi, S.Pd.I., M.Si
CIMAHI, Media3.id – Anggota DPRD Fraksi PKS yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi, H. Supiyardi, S.Pd.I., M.Si, melaksanakan kegiatan reses dengan diikuti 300 konstituen dan masyarakat Cibeureum, di Aula Yayasan Aliyardi Al Mi’roj, Jalan Rancabentang Cibeureum Cimahi Selatan, pekan lalu.
Dalam kegiatan reses tersebut, ia mengucap syukur, karena bisa bersilaturahmi kembali dengan masyarakat Kota Cimahi khususnya masyarakat Cibeureum.
Ia pun berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat,
“Insya Allah, saya siap perjuangkan aspirasi dari masyarakat secara optimal,” ucap Supiyardi.
Ia juga menyampaikan beberapa hal menyangkut keberhasilan Kota Cimahi di segala bidang,
“Keberhasilan Kota Cimahi dalam penyelenggaraan dan pelayanan terhadap masyarakat Kota Cimahi, baik dibidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan serta berkurangnya angka pengangguran,” ungkapnya.
Sebagai bukti atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi dalam WTP berhasil meraih hingga sembilan kali berturut-turut dan juga mendapat beberapa penghargaan lainnya.
“Seperti baru baru ini juga, APBD dan PAD Kota Cimahi mengalami kenaikan usai pandemi Covid-19,” imbuh Supiyardi.
Ditambah terkait persoalan masalah air bersih dan sampah yang saat ini sedang dalam penanganan oleh Pemerintah Kota Cimahi,

“Tentang permasalahan sampah, Bapak Pj Walikota Bapak Dikdik telah memberikan solusi dengan Program Pilah Sampah (OMPIMPAH), sedangkan air bersih dengan program optimalisasi air yang dikelola oleh BULD,” jelasnya.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut Supiyardi juga menyampaikan kepada peserta reses, bahwa di dalam pelayanan terhadap masyarakat baik di bidang kesehatan, pendidikan, bansos, rutilahu dan sebagainya, apabila terdapat kendala, ia berjanji siap untuk mengadvokasi kendala tersebut bahkan dengan guyonannya ia pula memberikan kontak person (Nomor HP) dirinya kepada peserta reses.
Disamping itu, ia memohon maaf kepada masyarakat apabila dalam Pokirnya belum semua terealisasikan,
“Meskipun saya sudah lama mengajukan dan sudah berkali-kali, tetapi karena keterbatasan jatah dewan untuk memenuhi Pokir, misalnya pengaspalan jalan 1 dewan hanya Rp 150 Juta, kisaran panjangnya 1300 m2, panjang hanya kisaran 5-6 titik, paving hanya 100 m2, sementara pengajuan masyarakat jauh lebih besar,” ulas Supiyardi.
Untuk itu, ia memohon Do’a dan kerjasamanya kepada masyarakat Cibeureum,
“Mudah-mudahan kedepan, usulan yang belum terealisasikan dapat lebih dipertimbangkan lagi oleh teman-teman mitra kerja Pemerintah Kota Cimahi,” pungkasnya.
Terakhir, ia pun memberikan instruksi kepada panitia reses untuk memberikan secarik kertas kepada para peserta, untuk menyampaikan aspirasinya melalui secarik kertas tersebut.
(Sinta)






