Bilik Kayu Heritage Resto yang berlokasi di Jalan Ipda Tut Harsono Kota Yogyakarta.
YOGYAKARTA (DIY), media3.id– Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo membuat Ikatan Alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta mengeluarkan pernyataan keprihatinan. Ikatan alumni meminta proses hukum ditegakkan dengan baik dan adil atas kasus yang menjerat Mario Dandy tersebut.
Sekretaris Ikatan Alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Jonathan Herdioko, turut prihatin terhadap kekerasan yang dilakukan sesama alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Mario Dandy.
“Dulu anaknya berperilaku baik ketika sekolah di SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta. Tetapi tetap obyektif saja, perilaku arogan dan kekerasan seperti itu tidak hanya karena faktor sekolah. Justru faktor lingkungan dan keluarga yang berperan besar,” ucap Herdioko, Senin (27/2/2023).
SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, lanjut Herdioko, sudah memberikan pendidikan akademik dan moral yang cukup bagi siswanya, termasuk Mario Dandy Satriyo.
“Proses hukum harus dijalankan dengan baik dan adil atas kasus ini, apalagi ini negara hukum,” tegas Herdioko.
Sementara itu didapat keterangan beberapa kali Mario Dandy mampir ke salah satu rumah orangtuanya yang terletak di Jalan Ganesha II nomor 12, RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta.

Hal itu dilakukan Mario Dandy saat dirinya bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Setiap saat liburan sekolah.
“Kegiatannya berkeliling kompleks sambil membawa hewan peliharaan. Dan pernah juga kebut-kebutan lewat jalan kompleks pakai motor gede. Saya tegur, tapi ya dia cuma bilang ‘ya’,” ucap Sugiharto, tetangga sebelah depan.
Menurut Sugiharto, rumah kediaman ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo, itu jarang ditempati. Rombongan keluarganya hanya mampir ke rumah itu sesekali saja saat perayaan hari besar keagamaan atau acara penting lainnya yang kebetulan berlokasi di Yogyakarta. Sehari-hari rumah itu ditinggali oleh asisten rumah tangga sebanyak dua sampai tiga orang.
“Sebenarnya tercatat warga baru tapi kan kediaman aslinya di Jakarta. Dulu cuman sempat sowan saja ke saya pas mau membangun rumah,” katanya.
Sementara itu tak terlalu jauh dari kompleks kediaman, terdapat sebuah resto mewah. Resto tersebut bernama Bilik Kayu Heritage Resto yang berlokasi di ruas Jalan Ipda Tut Harsono. Diduga merupakan milik orangtua Mario Dandy, jika merujuk pada laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) Rafael Alun Trisambodo.
•(Shaleh Rudianto)






