DEPOk (Jawa Barat), media3.id Langkah penanganan setiap Lurah di Kecamatan Pancoran Mas, diharapkan menjadi langkah jitu dalam penyelesaian masalah banjir di wilayah Pancoran Mas.
Hal tersebut dipaparkan oleh para Lurah se-Kecamatan Pancoran Mas saat Ngopi Bareng yang digelar oleh Sekber Wartawan Kota Depok (DPD SWI Kota Depok) di Aula Kelurahan Pancoran Mas hari Rabu (8/2/2003) lalu.
Hadir pada kesempatan itu diantaranya
Camat Pancoran Mas Zikri Dwi Darmawan, serta para Lurah Se-Kecamatan Pancoran Mas diantaranya Lurah Mampang Darmawansyah, Lurah Depok Jaya Herliana Maharani, Lurah Depok Herman, Lurah Pancoran Mas Soleh, Lurah Rangkapan Jaya Baru Tajuddin, Lurah Rangkapan Jaya Zaenur Ahmad, dipandu oleh moderator Putra Gara dan para awak media yang tergabung dalam Sekber Wartawan Kota Depok.
Berdasarkan penuturan para Lurah, Fungsi sungai sebagai aliran air telah mengalami pendangkalan, serta adanya pembangunan jembatan atau bangunan yang tidak sesuai dengan aturan sehingga banyak sampah yang menumpuk menjadi salahsatu penyebab banjir.
Solusi pencegahannya nya antara lain melalui Kampung Proklim dan Kampung Cerdas, Ramah, Keluarga (Caraka) yang diamanatkan oleh pemerintah melalui Walikota sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat agar merubah perilaku.
Kemudian dengan adanya bank sampah warga yang harus dimaksimalkan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara pengelolaan sampah.

Pembuatan Biopori diharapkan mampu menjadi salahsatu solusi mengatasi banjir selain perbaikan drainase dan normalisasi kali.
Termasuk menjalin kerjasama dengan para pihak terkait, yang tentunya akan menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksinya.
Misalnya dengan dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan normalisasi kali atau membangun darainase. Selain itu , juga dengan Pol PP untuk menertibkan bangunan yang menghambat jalannya air dan lain sebagainya.
Atas apa yang disampaikan para Lurah, Camat Pancoran Mas Zikri Dwi Darmawan pun mengakui bahwa memang ada beberapa titik di wilayah Pancoran Mas memang menjadi langganan banjir.
Hal ini dikarenakan tingginya debit air yang tidak tertampung dan kurang berjalannya drainase.
Selain itu, faktor sampah dan adanya pendangkalan kali karena banyaknya lumpur pun menjadi salah satu penyebab banjir katanya.
“Salah satu penyebab banjir adalah perilaku manusia, untuk itu, sebagai penyelenggara masyarakat, Lurah berperan penting untuk mengedukasi masyarakat untuk berperilaku baik dalam mengelola sampah, namun demikan, saya akui memang belum maksimal,” ujar Zikri
Kami juga telah mengajukan untuk merelokasi masjid sebagai serapan air dan meninggikan jembatan agar arus air menjadi lancar, tandasnya.
Namun demikian segala upaya dan program sebagai antisipasi masalah banjir ini tidak akan maksimal jika perilaku manusia tidak berubah, tambah Zikri
Diawal sambutan, Terkait acara Ngopi Bareng Sekber Wartawan Kota Depok ini, dirinya pun memberikan apresiasinya.
“Saya dan jajaran, sangat mengapresiasi kegiatan Ngopi Bareng yang diadakan oleh Sekber Wartawan Kota Depok ini. Karena melalui Ngopi Bareng ini, bisa menjadi wadah komunikasi yang baik antara media dengan kami para aparatur pemerintah.
Semoga melalui kegiatan Ngopi Bareng ini, bisa menjadi hubungan simbiosis mutualisme yang baik, sehingga kegiatan ini terus berkembang kedepannya” lanjutnya. (Ardhiae)






