Curah Hujan Tinggi Selembaran Jaya Tergenang Lagi, UPTD SDA Wilayah Vi kembali Normalisasi Saluran Pembuangan

  • Whatsapp

Kondisi saluran pembuangan Salembaran yang penuh sampah

Kabupaten Tangerang, Media3.id – Akibat curah hujan yang cukup tinggi dibilang Februari ini, beberapa wilayah Dikabupaten Tangerang, mengakibatkan saluran pembuangan Selembaran kecamatan Kosambi tidak dapat menampung debit air yang cukup tinggi sehingga kembali meluap dan menggenangi pemukiman warga sekitar. Saluran pembuang ini merupakan batas wilayah antara kecamatan Kosambi dan Kecamatan Teluknaga

Read More

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air ( DBMSDA) kabupaten Tangerang, melalui UPTD SDA Wilayah VI kembali melakukan normalisasi saluran pembuang Salembaran.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah VI kabupaten Tangerang H.Suhanda mengatakan, kegiatan normalisasi kali pembuang Salembaran ini terlebih dahulu difokuskan pembersihan sampah yang menumpuk dipintu air, yang menyebabkan saluran air menjadi tersumbat.

” Kita terjunkan 20 personil, kali ini kita kerjakan secara manual untuk membersihkan dan mengangkat sampah yang menyangkut dan menyumbat saluran air dipintu air pembuang selembaran,” Jelas H. suhanda. Saat ditemui dilokasi, Sabtu (25/02/2023)

Salah satu faktor yang menyebabkan air tidak mengalir dikarenakan banyaknya sampah yang menyangkut di pintu air pembuang Salembaran. Untuk itu personil SDA difokuskan terlebih dahulu untuk membersihkan sampah yang menyangkut disekitar pintu air tersebut.

“Selain sampah yang bertumpuk dipintu air, faktor lain seperti kondisi turap yang kurang tinggi, kemudian saluran air di hilir yang kondisi sudah menyempit menjadi penyebab air yang mengalir dari hulu tidak tertampung, sehingga air meluap kepemukiman warga,” tukasnya

Tambah kepala UPTD, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Menurutnya pemerintah Kecamatan Kosambi bersama Kelurahan Salembaran Jaya, akan mengajak warganya untuk bergotong royong membersihkan sampah tersebut.

” Besok hari Minggu, kamu akan dibantu warga untuk bergotong royong membersihkan sampah sepanjang saluran pembuangan Salembaran ,” tuturnya.

“Dikelurahan Salembaran diwilayah RW 03, ada sekitar 220 KK dari 3 RT yang terkena dampak luapan kali cilampe. Warga sudah jenuh dengan kondisi seperti ini, kapan bencana banjir seperti ini berakhir.

(Dia/v)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *