Awning Yang dibangun Pemda Karawang hanya Mampu Menampung lebih kurang 200 pedagang, Perlapak 2X2 Meter

  • Whatsapp

 

 

Read More

KARAWANG, media3.id – Pasca aksi tegang antara Sekertaris Daerah (sekda) Kabupaten Karawang dengan pedagang pasar Rengasdengklok sebulan yang lalu, akhirnya sekda Karawang menyepakati keinginan pedagang yaitu dibangunkan awning di pasar proklamasi, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

 

Kini pembangunan awning sudah hampir rampung dan dapat dipastikan dua hari ke depan sudah selesai dan digunakan oleh pedagang sebagai tempat berjualan sayuran, buah-buahan dan lainnya.

 

Namun awning yang dibangun oleh Pemda Karawang sepertinya tidak cukup untuk menampung pedagang pasar Rengasdengklok karena dari hasil investigasi media, pembangunan awning diduga tidak sesuai dengan banyaknya pedagang yang akan direlokasi sehingga akan menjadi permasalahan baru

 

Selain itu Pemda Karawang baru menyelesaikan 3 tempat awning berukuran panjang dengan jumlah tempat atau lapak pedagang sekitar lebih kurang 188 lapak. Sementara jumlah pedagang pasar lama Rengasdengklok mencapai lebih kurang dua ribu pedagang.

 

Selain itu lapak yang dibangun oleh Pemda Karawang berukuran 2X2 meter untuk satu pedagang, sedangkan lapak yang dibutuhkan oleh pedagang sayuran minimal 3X3 meter. Diduga Pemda Karawang hanya membangun awning sebanyak lebih kurang 188 pedagang dengan ukuran 2X2 meter.

 

Saat di wawancara salah satu pedagang sayuran beberapa waktu lalu, Jaja menjelaskan bahwa untuk pedagang sayuran membutuhkan tempat jualan atau lapak minimal 3X3 meter.

 

“untuk pedagang sayuran minimal membutuhkan tempat 3X3 meter karena tidak mungkin sayuran akan dipajang ditimpuk-tumpuk,” kata Jaja kepada wartawan.

 

Sedangkan tempat yang disediakan Pemda Karawang kepada pedagang, ukuranya sama dengan los yang dibangun oleh PT Visi Indonesia Mandiri berukuran 2X2 meter “mana cukup untuk jualan sayuran kalau hanya 2X2 meter,” jelasnya.

 

(DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *