KARAWANG, Media3.id- Ketua komisi III DPRD Kabupaten Karawang mendorong agar Pemda memberikan bantuan melalui aspirasi kepada sekolah swasta berbasis agama diantaranya madrasah swasta, terutama pondok pesantren (ponpes).
Menurut Mumun Maemunah ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang menjelaskan di tahun anggaran sebelumnya dan di daerah lain termasuk di Pemprov Jabar sudah ada kebijakan bantuan melalui aspirasi untuk sekolah swasta dan ponpes serta madrasah sehingga sekolah berbasis agama dan pesantren dapat menikmati bantuan dari Pemda Karawang.
“Kita sudah punya Perda Pesantren, Perda DTA, harusnya pemda sudah bisa membuka diri untuk memberikan bantuan terutama bangunan yang rusak, karena hal ini pun sebelumnya sudah pernah ada,” kata Mumun Maemunah, kepada media, Selasa (15/9/2025).
“Banyak masyarakat yang mengajukan bantuan untuk ini ke dewan, tidak hanya ke saya tapi rata-rata yang ke (dewan) lain pun sama, karena Karawang kan mayoritas muslim dan kepala daerah kita juga muslim, seharusnya hal ini kita sambut dan menjadikan masukan buat pemda, berarti banyak aspirasi masyarakat tentang sekolah swasta dan keagamaan. Karena ini muncul dari masyarakat, kita jadikan dasar sebagai penginputan aspirasi dewan. Mungkin masyarakat lebih mudah ketemu dengan dewan dibanding kepala daerah, makanya banyak usulan ke anggota dewan,” ujarnya.
“Saya yakin dewan, kepala daerah juga waktu kampanye ke masyarakat menemui kiai, ustaz, guru ngaji, dan lainnya. Setelah kita jadi, mereka mengajukan untuk bantuan sarananya kan wajar,” sambungnya.
Mumun menilai, saat ini Pemda hanya mensupport sekolah negeri padahal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang dianggap cukup dan bisa memberikan bantuan kepada sekolah madrasah swasta dan pondok pesantren
“Kita support sekolah-sekolah negeri, tapi sekolah-sekolah swasta (keagamaan) juga sama-sama kita bantu. APBD ini uang rakyat, maka semuanya juga berhak merasakannya,” ucapnya.
“Yang namanya bangunan itu pasti ada kerusakan setelah beberapa tahun, artinya ketika yang satu dibangun, yang lainnya ada yang mengalami kerusakan. Jadi saya mengajak pemda, ayo kita bantu sekolah-sekolah swasta, ponpes, madrasah, banyak juga yang rusak dan butuh bantuan. Sekolah negeri kita bantu, swasta juga dibantu,” jelasnya
Ia meyakini masyarakat pasti akan berterimakasih kepada pemda apabila ada bantuan untuk sekolah swasta, madrasah dan ponpes yang saat ini belum menerima bantuan dari Pemda Karawang.
“Menurut saya sendiri juga melihat lebih dari itu, nilai-nilai keagamaan sekarang hanya sedikit didapatkan di sekolah negeri, oleh karena itu sangat penting di zaman sekarang anak-anak kita memperoleh pendidikan keagamaan sejak dini untuk membentengi mereka di era digital ini dan itu hanya bisa didapatkan dari sekolah-sekolah swasta dan keagamaan seperti ponpes dan madrasah,” paparnya.
“Semoga hal ini bisa di dengar dan terealisasi. Karena kami sebagai dewan banyak dituntut oleh masyarakat, salah satunya tentang hal ini,” tutupnya.
Reporter: D H






