Saluran sekunder Belimbing Parameter Utara perbatasan antara Desa Bojong Renged dan Rawa Rengas
Kabupaten Tangerang (Banten), Media3.id – Menumpuknya tumpukan sampah dipintu air saluran Sekunder Belimbing perbatasan dua desa, antara lain Desa Bojong Renged Kecamatan Teluknaga dan Desa Rawa Rengas kecamatan Kosambi.
Menunmpuknya sampah dipintu air saluran sekunder Belimbing parameter Utara Bandara Soekarno Hatta cukup mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan sekitar. Apalagi lokasi tersebut tepat berada diwilayah otoritas PAP II bandara internasional Soekarno Hatta tidak berapa jauh dari landasan pacu Run way bandara.
Dari pantauan awak media dilapangan sampah dibiarkan menumpuk hingah berhari -hari setelah diangkat dari saluran sekunder.
Menurut Kepala Desa Bojong Renged, Suhendra HMS yang ditemui dikediamannya mengatakan, ” Pintu air yang sampahnya menumpuk itu merupakan wilayah perbatasan antara kecamatan Kosambi dan kecamatan Teluknaga, selama ini pihak AP II memberdayakan warga desa Bojong Renged dan Rawa Rengas untuk membersihkan sampah disaluran Sekunder Belimbing Parameter Utara tersebut ” jelas Hendra kamis (13/10/2022) lalu.
“Warga yang diberdayakan dan ditugaskan olah pihak AP II diberikan gaji setiap bukannya untuk membersihkan dan mengangkat sampah dari pintu air saluran sekunder Belimbing tersebut. Setahu saya ada armada truk sampah dari kecamatan kosambi yang mengakut sampah secara rutin,” ungkap Kades Hendra.
” Jadi selama ini pengerukan sampah dilokasi sampahnya diangkut oleh AP II menggunakan armada Kecamatan kosambi,” tegas Hendra
” Untuk lebih jelasnya silahkan awak media menemui Pak Bambang orang AP II yang ditugaskan mengurus hal ini pinta kades
Dilain kesempatan Camat Kosambi Dadang Sudrajat yang ditemui dikantor kecamatan mengutatakan, ” wilayah lokasi sampah yang menumpuk disaluran Sekunder Belimbing parameter Utara masih merupakan wilayah Desa Bojong Renged, ” ungkap camat Kosambi, jumat (15/10/2022) lalu.
Tambah Dadang,” Selama ini memang diakui armada truk sampah kecamatan Kosambi digunakan untuk mengakut sampah dilokasi tersebut, kita ketumpuan beban pengakangkutan sampah disitu,” keluh Dadang.
Namun sepengetahuan saya tidak ada kerjasama antara pihak AP II dengan pihak kecamatan Kosambi perihal pengangkutan sampah dilokasi perbatasan kecamatan parameter Utara,” ungkap Dadang.
Menurut Rw Viktor dilokasi saluran, yang memang ditugasi oleh Bambang petugas dari AP 2, untuk mengkoordinir membersihkan dan mengangkat sampah dari saluran mengatakan,” pengangkutan sampah paling banyak dilakukan seminggu sekali, itu pun dengan anggaran yang sangat minim pengangkutan hanya Rp.500 ribu saja untuk pinjam pakai armada milik UPT kebersihan sepatan,”jelas RW Viktor.
Tambah Viktor ,” untuk lebih jelasnya awak media bertemu langsung dengan Pak Bambang pihak AP II yang bertugas disini,. Namun hari (senin 17/10/2022) Pak Bambang tidak datang kesini” pinta Viktor.
(Dia)






