Kearifan Budaya Lokal Warnai Ritual Pencucian Pataka “Satya Chakti Yanottama” Jelang Hari Ulangtahun Korps Brimob Polri Yang Ke-77

  • Whatsapp

DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Berikut yang membedakan Kepolisian di Indonesia dengan negara lain dalam memaknai perjuangan para pendahulunya, kearifan lokal tetap melekat serta digunakan dalam beberapa prosesi seremonial.

Dalam rangka memperingati HUT Ke-77 Korps Brimob Polri, terdapat prosesi acara tradisi pensucian Pataka Korps Brimob Polri, “Satya Cakti Yanottama” dilaksanakan di Gedung Satya Haprabu, Mako Brimob Kelapadua, Cimanggis, Depok, Senin. (24/10).

Read More

Bertindak sebagai pimpinan acara tradisi Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Drs. Anang Revandoko M.I.Kom., mengatakan, tradisi pensucian pataka “Satya Cakti Yanottama” merupakan salah satu simbol penghormatan kepada lambang kesatuan.

“Ini sebagai tradisi setiap tahun dimana nilai-nilai yang terkandung dalam pataka Satya Cakti Yanottama ini juga menjadi sebuah pedoman bagi setiap insan Brimob sejati dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” kata Komjen Anang.

Turut terlihat beberapa tamu undangan diantaranya para mantan Dankorbrimob dan Wadankorbrimob pada masanya para alumni AKABRI 1973-1978 , kemudian para sesepuh Brimob juga turut diundang selain itu para perwira tinggi Korbrimob yang masih aktif juga ikut hadir dalam kegiatan ini.

Pensucian dilakukan dengan menggunakan air kembang yang disiapkan untuk mencuci pataka, sebelumnya untuk diketahui air tersebut didapatkan dari sumber mata air diseluruh Provinsi di Indonesia yang kemudian di satukan dan digunakan untuk mencuci pataka tersebut.

Pemberian kembang/bunga pada air memilki makna tersendiri bahwa Korps Brimob diharapakan selalu memberikan keharuman dalam menjaga dan merawat Korps serta menumbuhkan kepercayaan diri dalam menjaga keamanan bangsa dan negara. (Ardhie)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *