KARAWANG, Media3.id – Melalui komite sekolah, SMA Negeri 4 Karawang di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang, Jawa Barat meminta sumbangan kepada orang tua siswa untuk menambah ruang kelas baru (RKB) dan peningkatan kwalitas pendidikan. Hal itu disampaikan oleh wakil kepala sekolah bagian humas SMA Negeri Karawang.
SMA Negeri 4 Karawang kini memiliki ruang kelas baru sebanyak 3 ruang, ruang kelas tersebut dibangun oleh komite sekolah yang anggrannya bersumber dari orang tua siswa tahun lalu. Untuk membangun selanjutnya pihak komite kembali meminta sumbangan kepada orang tua siswa
Rencananya, kata wakil kepala sekolah bagian humas menjelaskan pembangunan gedung tersebut akan dibangun menjadi 2 lantai namun yang sudah selesai baru pembangunan lantai dasar sebanyak 3 ruangan sedangkan 3 ruangan lagi belum dibangun.
Dari penjelasan Joko wakil kepala bagian humas SMA Negeri 4 Karawang mengatakan, pembangunan gedung tersebut dananya berasal dari komite sekolah hasil musyawarah dengan orang tua siswa setiap tahunnya yang dibangunkan dalam bentuk sarana dan prasarana pendidikan
“itu dana dari komite, dari setiap tahunnya dari orang tua, itukan dari komite yang dibangunkan dalam bentuk sarana dan prasara pendidikan” kata wakil kepala sekolah bagian humas, Jumat (21/09/22).
Sedangkan untuk tahun ini pihak sekolah melalui komite sekolah sudah melakukan rapat dengan orang tua siswa kelas 10 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan hasil dari Musyawarah kerja Kepala Sekolah (MKKS).
“Untuk tahun ini sudah rapat orang tua siswa belum lama ini karena sudah dijadwalkan oleh MKKS pada waktu itu” jelasnya.
Sedangkan, saat ditanya berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung tersebut, humas SMA Negeri 4 Karawang tidak menjelaskan namun yang tahu soal anggaran pembangunan gedung yang akan di bangun dua lantai tersebut ada dibagian sarana dan prasarana (sapras).
Karena kata dia sumbangan dari orang tua kepada sekolah bukan hanya untuk pembangunan gedung saja melainkan untuk peningkatan kwalitas pendidikan.
“kebutuhan pembangunan untuk selanjutnya hanya yang tahu hanya bagian sarana dan prasarana, karena saya bagian humas. Yang jelas tidak semua dana dari orang tua masuk ke pembangunan untuk program tahun ini tapi sebagian untuk peningkatan kwalitas pendidikan” jelasnya.
(DH)






