Sertifikasi Halal Perizinan bagi UMKM oleh Kadin Kota Cimahi bersama FK Unjani

  • Whatsapp

Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi bersama Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain dan Para Akademisi Unjani serta Para Peserta Pelatihan UMKM (20/8/2022)

CIMAHI, Media3.id – Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cimahi yang diketuai Asep Maryadi bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Unjani, menggelar pelatihan Pendampingan UMKM dalam Sertifikasi Halal Perijinan, untuk meningkatkan kepercayaan dan kesehatan di Kota Cimahi di Gedung Cimahi Techno Park Jl. Baros Utama No.78, Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (20/8/2022).

Read More

H Sidik Kamiran WKU Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin Kota Cimahi mengatakan, “Kadin Kota Cimahi bekerjasama dengan FK Unjani dalam menyelenggarakan pelatihan pembuatan sertifikasi produksi pangan industri rumah tangga berbasis OSS RBA, tentunya dengan izin ini, masing-masing UMKM secara legal bisa menambah kepercayaan daya beli konsumen” ujarnya.

Di saat yang sama, Budi Irawan, S.Si, MT Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kadin Kota Cimahi menambahkan, bahwa peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, syaratnya harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sudah menyiapkan daftar bahan bahan yang diperlukan untuk produksi pangannya.

Selain untuk mendapatkan Sertifikat SPP-IRT, lanjut Budi, “peserta pelatihan diberikan pengarahan dikawal FK Unjani ke arah Sertifikasi Halal, sehingga produk pangan dari UMKM Kota Cimahi, tidak hanya sehat secara perizinan, tetapi memiliki kehalalan juga,” jelasnya.

WKU Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin Kota Cimahi H Sidik Kamiran (Kanan) bersama Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kadin Kota Cimahi Budi Irawan, S.Si, MT (Kiri)

“Meskipun cakupan wilayahnya berskala nasional, karena khusus SPP-IRT ini, jadi areanya berdasarkan Dinas Kesehatan, jadi UMKM Kota Cimahi dengan Dinkes akan melakukan pelatihan lagi di periode selanjutnya” ucap Budi.

Selanjutnya kata Budi, “hari ini hanya diberikan sertifikat, sementara pelatihan yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan akan diselenggarakan oleh Dinkes Kota Cimahi,” ulasnya.

“Sertifikat ini diterbitkan oleh Lembaga OSS, kita melakukan proses perijinan dan pendaftaran secara online, makanya syarat utama harus memiliki NIB, sehingga saat melengkapi dokumen, dokumen yang diperlukan untuk izin lengkap, dan pada saat itu juga, sertifikat langsung terbit dengan hitungan 10 sampai 20 menit,” terang Budi.

Kegiatan ini merupakan sesi kedua dengan peserta pelatihan sebanyak 200 UMKM, sebelumnya sesi pertama dengan peserta pelatihan sebanyak 150 UMKM, sehingga total kurang lebih 350 UMKM akan diterbitkan.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini dari Kota Cimahi, dan beberapa dari luar Kota Cimahi yaitu dari Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat,” tutup Budi.

Dosen FK Unjani Dr. Harun Heri Trismiyanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini, yaitu untuk memberikan pengetahuan pemahaman dan pendampingan tentang pentingnya sertifikasi halal dan pendidikan bagi umkm yang mikro, kecil dan menengah di kota Cimahi.

Menurut Harun, pelaku UMKM wajib memiliki sertifikasi halal, untuk memasarkan produk UMKMnya, khususnya sektor pangan, harus mampu memberikan jaminan kualitas yang dihasilkan diantaranya jaminan halal, agar konsumen menjadi lebih nyaman mengkonsumsi produk kita,” terangnya.

Begitu pula disampaikan Ketua Program Studi Administrasi Rumah Sakit Dr. Tezza Adriansyah Anwar, S.I.P., dari Unjani, bahwa ini adalah tahun kedua kerjasama FK Unjani dengan Kadin Kota Cimahi, sebelumnya kerjasama dengan topik yang berbeda di tahun pertama.

“Karena, sebagai salah satu stakeholder di Kota Cimahi, Unjani adalah satu satunya universitas di Kota Cimahi, maka kami berkeinginan untuk sama-sama membangun Kota Cimahi, tentunya yang berkaitan dengan kesehatan maupun kedokterannya”, ungkap Tezza.

Menurut Tezza, dalam pelatihan ini pihaknya berfokus dengan kehalalan dalam pengolahan makanan dan higienitasnya.

Tezza berpesan, ” semoga UMKM bisa maju, bisa sama-sama menjadi motor penggerak berbagai kemajuan di Kota Cimahi, untuk mewujudkan Cimahi lebih baik,” harapnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *