Launching Rumah Restorative Justice, Dibuka Langsung Kejari Jawa Barat

  • Whatsapp

Rumah Restorative Justice dilaunching langsung oleh Kejari Jawa Barat, Dr Asep Mulyana. Rabu, (13/07/2022). Foto: Iman

BANJAR, Media3.id – Kejaksaan Negeri Kota Banjar mengadakan launching Rumah Retorative Justice yang dilaunching langsung oleh Kejari Jawa Barat, bertempat di Situ Leutik, Desa Cibereum Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Rabu (13/07/2022).

Read More

Kejari Kota Banjar, Ade Hermawan, mengatakan restorative Justice merupakan langkah dari kejaksaan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat yang sedang bertikai dengan cara kekeluargaan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah Kejari untuk memulihkan keadaan dimana ada pertikaian yang saling melaporkan dan diselesaikan dengan restorative justice,” katanya.

Lebih lanjut, tujuan dari diresmikannya Rumah Restorative Justice untuk menyelesaikan masalah masyarakat Kota Banjar tanpa harus ke pengadilan.

“Tujuannya sebagai wadah masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan tanpa harus naik ke pengadilan tentunya dengan peraturan yang sudah ditetapkan. Selain itu untuk tempat edukasi masyakarat, bahkan kami sudah menyiapkan 1 mobil untuk 16 desa sebagai pelayanan hukum sampai e tilang. Tentunya untuk mensejahterakan dan kebahagiaan masyarakat Banjar,” jelasnya.

Saat ini sudah ada Keputusan Wali Kota Banjar No. 187/231/2022 tentang pembetukkan Kampung Retorative Justice di Kota Banjar tertanggal 21 Juni 2022.

Kejati Jawa Barat, Dr. Asep Mulyana dalam sambutannya mengatakan musyawarah mufakat harus dijadikan untuk tujuan hukum.

“Hukum kejaksaan itu harus dijadikan upaya terakhir, seperti ada pepatah, kalah jadi abu menang jadi arang. Itu sesuai dengan No. 15 tahun 2020,” katanya.

Dia mengapresiasi seluruh pihak yang sudah membantu pemerintahan pusat terutama dalam peneggakan keadilan masyarakat.

“Saya mengapresiasi yang sudah membantu membentuk rumah retorative justice ini, saya pun berharap diadakannya rumah RJ dapat memberikan keadilan tanpa melihat status orang dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ucapnya.

(Iman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *