PANDEGLANG (Banten), media3.id – Sebuah bukti bahwa masih ada kesenjangan sosial di Kabupaten Pandeglang, dan ini ada satu contoh Keluarga yang tinggal di Rumah tidak layak huni tepatnya di Kampung Campaka RT 015 RW 003 Desa Pasir Mae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.
Satu Keluararga dengan kepala keluarga Maman (42) bersama isterinya Rumi (41),mereka menempati rumah dengan ukuran mini dan dengan kondisi sangat memprihatinkan dengan mempunyai 4 orang anak,teramat sulit untuk diucapkan bagaimana kondisi didalam rumah dengan kondisi seperti ini, ketika awak media3.id dan team melihat langsung kondisinya.
Maman menerangkan bahwa pernah beberapa kali pihak desa juga memotret kondisi rumahnya, tapi sampai saat ini belum ada informasi bahwa keluarga mereka mendapatkan bantuan.
“Pernah beberapa kali pihak Desa Pasir Mae memfoto kondisi rumah saya,tapi sampai saat ini belum juga ada kabar bahwa kami mendapat bantuan untuk perbaikan Rumah,” tutur Maman.
Maman kesehariannya bekerja serabutan dan berpenghasilan tidak tetap,dan menghidupi istri bersama 4 orang anak tentunya terbayang begitu sulit menanggung beban biaya sehari-hari,apalagi untuk biaya memperbaiki rumah.
“Jangankan untuk memperbaiki atau membangun rumah,untuk biaya kehidupannya sehari-hari saja ngutang sana-sini pak,” Maman menuturkan kepada media3.id dirumahnya Kamis (28-04-2022).
Kenyataan terhimpit dan sulit keluarga Maman saat ini masih sekiranya berharap semoga kehidupannya bisa berubah lebih baik kedepannya,dan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang semoga masih bisa memperdulikan keluarganya ujar Maman.
“Tinggal Dirumah seperti ini tentunya ini bukan pilihan bagi kami, tapi mungkin ini sudah jadi nasib kehidupan keluarga kami, dan dalam kondisi ini saya sebagai kepala keluarga akan selalu berjuang untuk sekedar bertahan hidup menghidupi keluarga saya, dan kalau saja Pemerintah sekiranya bisa membantu meringankan beban kami, saya bersyukur dan Terimakasih,” ucapnya.
(anan)






