Ini Tanggapan Warga Desa Cilengkrang, Usai Proses Rekontruksi Melihat Kades dan RM Mengenakan Pakaian Tahanan dan Borgol

  • Whatsapp

SUMEDANG (Jawa Barat), media3.id – Proses rekontruksi kasus dugaan penganiayaan dengan tersangka SU Kepala Desa Cilengkrang dan RM Anggota DPRD Sumedang dari Fraksi Partai Golongan Karya, oleh Polres Sumedang pada Senin (7/2/2022) mendapatkan tanggapan negatif dari warga Desa Cilengkrang. Lantaran SU dan RM mengenakan pakaian tahanan dan kedua tangan di borgol.

Menurut warga Desa Cilengkrang, menilai, proses rekontruksi kejadian 8 bulan lalu itu, terkesan menjatuhkan martabat Kepala Desa dan Anggota DPRD, yang notabene di pilih oleh rakyat.

Read More

“Saya merasa perihatin, melihat Kepala Desa mengenakan pakaian tahanan dengan keadaan itu. Saya orang kampung takut melihatny juga banyak anggota polisi,” ujar Uu Sukarya, warga Dusun Galemo, Desa Cilangkreng, Kecamatan Sumedang, Selasa (8/2/2022).

Ia berharap, proses hukum yang tengah dijalani Kepala Desa, SU dan RM Anggota DPRD bisa segera selesai seperti semula. Agar bisa kembali bekerja dan melayani masyarakat.

“Pak kuwu Ohen, orangnya baik, selama menjabat sebagai kuwu, banyak perubahan. Semoga cepat selesai dan kembali memimpin Desa,” ucapnya.

Sementara Nana Sutisna (45) warga Dusun Cimedang, Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, menuturkan, selain sangat perihatin melihat kondisi Kepala Desa menggenakan pakaian tahanan, seharusnya proses rekontruksi dilakukan tidak di tempat sesuai dengan TKP.

“Jujur, saya merasa cemas dan resah melihat banyaknya polisi dan melihat Bapak Kepala Desa Cilengkrang dan Bapak Dewan yang memakai seragam tahanan,” ucapnya.

Menurutnya, dalam proses rekontruksi yang dilakukan Polres Sumedang, tidak menimbulkan keresahan dan proses rekontruksi dilakukan tidak di balai desa atau ditempat lain. Singkatnya.(AD – M3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *