Satpol PP DIY Makin Gagah Tunggangi Ninja ZX-25R

  • Whatsapp

YOGYAKARTA (DIY), Media3.id- Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan unit Ninja ZX-25R itu digunakan untuk menunjang operasional petugas Satpol PP DIY. “Untuk menunjang operasional saja, mengingat wilayah DIY cukup luas,” kata Noviar, Rabu (22/12/2021).

Noviar mengungkapkan, pengadaan kendaraan ini mengacu ketentuan Permendagri nomor 17 tahun 2019, bahwa salah satu tugas Satpol PP melakukan pengawalan terhadap pejabat daerah. “Dalam beleid itu, kendaraan bermotor yang direkomendasikan memiliki kapasitas mesin 150 cc ke atas. Dari berbagai pilihan merek ukuran 250 cc kemarin pas akhir tahun ini banyak stok yang kosong, akhirnya dapat yang Kawasaki ZX-250R ini,” ucapnya.

Read More

Paniradya Kaistimewan Setdaprov DIY, Aris Eko Nugroho.

Dijelaskan Noviar, anggota Satpol PP selama ini saat mengawal selalu memakai motor pribadi, kendaraan anggota ini semua berkapasitas mesin 100-125 cc, jadi seringkali tak terkejar, khususnya untuk mengawal mobil Ngarsa Dalem (Sultan HB X) yang menggunakan mobil dinas Camry 3000 cc,” kata Noviar.

Padahal, lanjutnya, sesuai aturan pengawalan tak boleh dari depan, tapi harus dari belakang, jadi seringkali anggota ngejarnya kerepotan.

“Sedangkan unit Kawasaki KLX 150 cc itu, lebih digunakan untuk melakukan operasi penertiban. Misalnya untuk penertiban di jalanan, pengamen, gelandangan, pengemis. Kalau pakai truk itu pas anggota turun sudah bubar lari semua,” kata Noviar.

Sementara itu, Paniradya Pati Kaistimewaan, Aris Eko Nugroho menyebutkan pembelian kendaraan operasional Ninja ZX-25R dan yang lainnya tersebut dilakukan melalui lelang. “Satpol PP DIY mengajukan kepada Paniradya Keistimewaan Pemda DIY untuk pengadaan kendaraan yang mereka butuhkan dari anggaran danais 2021. Satpol PP DIY menyebutkan membutuhkan kendaraan operasional untuk fasilitas patroli parsonil. Selain kendaraan tersebut, sebelumnya Satpol PP juga membeli kapal, all terrain vehicle (ATV), jetski hingga ambulans,” terang Aris, Rabu (22/12/2021) sore.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY, Noviar

Aris menerangkan, pembelian kendaraan kali ini pagu awal sebesar Rp.885.200.000,- dan harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp770.965.000. “Namun Satpol PP ternyata memperoleh harga terkoneksi sebesar Rp715.000.000,-. Pembelian itu dari program keistimewaan, kaitannya dengan jaga ketentraman yang merupakan bagian tupoksi Satpol PP,” ungkapnya.

Terkait tipe kendaraan yang dibeli, lanjut Aris, sesuai dengan kebutuhan Satpol PP. Kendaraan tersebut selain digunakan untuk patroli juga bisa dimanfaatkan untuk pengawalan perjalanan dinas pejabat.

Sebelumnya di tempat terpisah, Asisten Setda Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda DIY, Sumadi telah mengungkapkan pemilihan kendaraan operasional yang dilakukan Satpol PP tentu didasarkan pada pertimbangan yang matang, semisal agar dapat mengoptimalkan tugas pokok fungsi personel Satpol PP DIY.
“Pengawalan standar ada, tetapi terkadang Gubernur DIY Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak kersa (ingin; red) mengatakan terus terang. Namun standarnya harus kami penuhi, makanya kalau tidak di depan nanti di belakangnya, standarnya seperti itu,” ucap Sumadi.

Diketahui, Ninja ZX-25R adalah motor 250 cc pertama yang dilengkapi dengan fitur traction control, sistem yang menawarkan tingkatan performa sport riding.
Dengan 3 rider selectable modes (3 mode pengendara yang dapat dipilih), pengendara dapat memilih level instrusi yang sesuai dengan situasi jalanan dan preferensi pengendara.

Dikutip dari laman Kawasaki Motor Indonesia, suspensi depan ZX-25R telah menggunakan model upside down berdiameter 37 mm. Untuk suspensi bagian belakang, menggunakan monoshock model Horizontal Back-link dan dihubungkan pada swingarm khas motor gede (moge), yakni model gull-arm atau biasa disebut swingarm banana.

Sistem kemudi menerapkan Steering angle (left/right) 35 derajat, ban 110/70R17M/C (fr) dan 150/60R1M/C (rr). Kemudian sistem rem menggunakan Single 310mm (fr) dan single 220mm (rr).• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *