1071 Sample Di Disdik Kota Cimahi 17 Yang Positif Covid-19

  • Whatsapp

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono Dari 1071 Sampel 17 yang positif

CIMAHI, MEDIA3.ID – Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono, disela-sela acara penyerahan intensif guru Ngaji di Aula Kecamatan Cimahi Utara Jalan Jati Serut No 12 Kelurahan Cibabat Cimahi Utara Jum’at (26/11/2021)

“Dari seluruh Kecamatan Cimahi Selatan, Tengah dan Utara, sebanyak 1071 sampel guru yang dilakukan swab ada 17 yang terindikasi positif Covid-19,” jelas Harjono.

Dari 17 yang terindikasi positif tersebut kata Harjono kembali,
“Kemudian 11 presuntif positif dan dua diulang, dan pada sore harinya dirilis lagi bahwa yang presuntif positif dan yang dua diulang positif, sehingga total keseluruhan ada 30 sampel yang positif dari 1071 sampel, atau masih dibawah 3 persen,” terangnya.

Sedangkan yang kedua menurut Harjono kembali, pasien positif guru, siswa positif,

“Dari hasil Swab seminggu yang lalu yang dilakukan di BPK Penabur ada 3 orang yang melakukan Uji Swab setelah 5 hari dan tujuh hari dan ketiganya sudah dinyatakan negatif,” jelasnya.

Sedangkan yang saat ini masih diisolasi tinggal 28 “Itu tersebar dari 30 hanya 15 siswa dan 15 guru yang tersebar dari 23 satuan pendidikan, jadi ada satu SD yang dua gurunya positif, ada juga 1 SMP yang dua siswanya positif, ada 3 SMP yang satu guru dan satu siswanya positif,” terang Harjono.

Jadi kata Harjono kembali, untuk sekolah-sekolah yang memiliki kasus satu siswa satu gurunya positif, maupun dua guru dalam satu lokasi,

“Itu dilakukan Trekching oleh Dinas Kesehatan terhadap guru disekolah tersebut, ada tiga sekolah yang sudah dilakukan kemarin dan hari ini dijadwalkan Swab untuk guru-guru di dua sekolah, dan hasilnya belum kita dapatkan jadi belum dapat kita simpulkan, mudah-mudahan hari Senin hasil Swab untuk guru-guru di dua sekolah yang dua orang gurunya positif maupun satu siswa satu gurunya positif akan keluar, sehingga dapat kita simpulkan apakah, disekolah itu sudah terjadi penyebaran atau hanya terbatas pada dua sampel itu saja,” tandas Harjono.

Sedangkan sekolah yang ditutup sebanyak 22 sekolah tetapi dari satu siswa dan dua guru, sudah negatif,

“Kami telah konsultasikan ke Dinas Kesehatan apakah mulai senin nanti kita buka kembali, kalau misalnya dizinkan maka mulai Senin ada tiga sekolah yang jemarin kita tutup satu pekan akan dibuka kembali,” pungkasnya

(Sinta/Bagdja).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *