CIMAHI, MEDIA3.ID – Mendekati akhir masa jabatan Kepala Daerah Kota Cimahi Juli 2022, Walikota (non aktif) Ir. Ajay Mochamad Priatna, MM dan Wakil Walikota Cimahi Letkol Inf (Purrn) Ngatiyana.
Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kota Cimahi menggelar rapat bersama DPRD Kota Cimahi Komisi 3 membahas 21 visi dan misi Walikota dan wakil Walikota Cimahi 2017-2022 yang belum terselesaikan, Rabu (18/8).
Menurut Kepala Bapeda Husein Rachmadi, usai rapat bersama anggota komisi 3 saat dikonfirmasi menjelaskan
“Pada tahun 2022 dengan masa akhir jabatan kepala daerah Ajay dan Pak Ngatiyana, tentunya mempunyai 21 janji tersebut itu harus kita coba untuk penuhi semuanya sebisa mungkin,” ucap Husein.
Bahkan Husein terkait janji kepala daerah yang harus dipenuhi tersebut, “Seperti kegiatan pelayanan kemudahan kepada masyarakat, melalui reformasi birokrasi, misalnya membuat gedung Mall Pelayanan Publik,” jelas Husein
Tudak hanya itu saja kata Husein, diharapkan dalam pembangunan MPP tersebut pada tahun 2021 ini dapat terselesaikan dengan baik.
“Pembangunan MPP diharapkan tahun ini dapat selesai, dan dapat sementara digunakan untuk lantai 1 dan lantai 2nya ditahun 2022 sehingga akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” terang Husein.
Karena dengan adanya gedung MPP tersebut secara otomatis akan efisien dalam pelayanannya kepada masyarakat satu pintu, “MPP tersebut pelayanan satu pintu, satu tempat, untuk pelayanan kepolisian, imigrasi, kependudukan, dan perijinan,” terangnya.
Sedangkan janji yang kedua kata Husein kembali yaitu penyelesaian jalan Underpass Dustira, “Pembangunan Underpass ini, bagaimana teknis untuk melancarkan kemacetan, agar tidak ada simpang jalan direl kereta, dengan nilai 105 Milyar, dan diharapkan dapat selesai tahun ini,” ungkapnya.
Sedangkan janji yang ketiga, menurut Husein bagaimana Cimahi sebagai Town Tourism (Wisata Kota), maka dari itu kita saat ini mengembangkan Eko Wisata Cimenteng, di Cimenteng itulah lahan kita olah menjadi tempat wisata dan diharapkan pula untuk para seniman daoat berkolaburasi disana dengan anggaran 4,5 Milyar,” tandas
Husein.
Saat ini pembangunan dikota Cimahi kata Husein masih dilakukan diberbagai titik di Kota Cimahi, selain Eko wisata Cimenteng, tutur Husein, pemkot saat ini juga sedang membangun coman centre (Pusat Komentar) “Jadi semua kegiatan pemerintahan Kota Cimahi dapat langsung dipantau oleh Kepala Daerah dengan biaya sekitar 5 Milyar, dan berikutnya kita juga akan menata Rumah Sakit diantaranya adalah ruang bedah central dengan biaya 59 Milyar nanti disana ada ruangan layanan terpadu, ruang rawat inap,,” paparnya
Sebagai janji kepala Daerah juga yang belum terselesaikan termasuk pembangunan Gedung Olah Raga Sangkuriang yang akan menelan biaya sebesar 200 Milyar
“Tentunya PR-PR ini sedang berjalan dilakukan, diharapkan tahun 2022 Gor Sangkuriang dapat terselesaikan, juga seperti pembangunan SD Baros Mandiri 3 dan Underpass Gatot Subroto,” bener Husein.
(Sinta/Bagdja)






