Industri Manufaktur Didorong Tingkatkan Kandungan Dalam Negeri Pada Komponen Produk

  • Whatsapp

Industri manufaktur komponen, PT YPTI di Jalan Cangkringan, Tirtomartani, Kalasan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, mempelopori P3DN guna meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pada produk-produk manufaktur.

Yogyakarta, Media3.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan ada Rp 1.300 triliun dari APBN untuk belanja barang dan modal. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen dari Rp 480 triliun sebenarnya bisa dibelanjakan di dalam negeri.
“Tapi yang terjadi sekarang mungkin hampir 80 persen lebih itu kita belanjakan ke luar negeri,” kata Luhut saat mengunjungi PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT YPTI) di Kalasan, Sleman, D.I. Yogyakarta, Rabu (19/5/2021) siang.

Oleh sebab itu, Luhut mengimbau Kementerian dan Lembaga untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri. Salah satunya contohnya dengan memanfaatkan berbagai produk dalam negeri yang dibuat oleh PT YPTI.

PT. YPTI merupakan perusahaan manufaktur yang berdiri sejak 1999. Perusahaan ini telah mengimplementasikan program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri dengan mengembangkan welcab Toyota Sienta (alat bantu disabilitas), komponen pembangkit listrik, alat kesehatan (ventilator dan GeNose C19), mesin perkakas (CNC Milling) serta alat peraga pendidikan untuk sekolah vokasi.
Pengembangan alat kesehatan yaitu ventilator dan GeNose C19 bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada. PT. YPTI berperan pada produksi komponen mekanik dan plastik pada GeNose C19.

Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan pengarahan dalam kunjungannya ke PT YPTI di Kalasan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/5/2021) siang.

Sementara itu, di sisi lain Kementerian Perindustrian terus mendukung penggunaan produk dalam negeri, khususnya di sektor manufaktur. Langkah ini dilakukan untuk mendongkrak program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) sebagai upaya menekan impor.
“Kami terus membuka fasilitas sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk memberikan kepastian legalitas terkait kandungan nilai produk dalam negeri,” ucap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada kesempatan yang sama.

Agus Gumiwang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar, Pandjaitan dalam kunjungan kerja meninjau PT YPTI sebagai salah satu industri pendukung P3DN.

“Keberadaan industri dalam negeri memerlukan dukungan dari semua pihak, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri (industri besar dan IKM), asosiasi/ lembaga terkait serta masyarakat. Dukungan dapat diberikan dengan mencintai, membeli dan memakai produk dalam negeri,” jelas Agus.

Diketahui, PT YPTI telah melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama dalam rangka mendorong pengembangan industri kedirgantaraan dan alat kesehatan dengan perusahaan asal Jerman, Toolcraft AG pada acara Hannover Messe 2021.

Kerja sama ini didasari oleh upaya Indonesia mengembangkan pesawat terbang N219.
Beberapa komponen untuk N219 diproduksi di dalam negeri, sehingga dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) industri kedirgantaraan yang saat ini hampir mencapai 40 persen.

• Shaleh Rudiyanto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *