Relawan Merah Hati Indonesia Mendorong Presiden RI untuk melaksanakan Operasi Militer Penuh

  • Whatsapp

Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia Hendri Kurniawan, SH

Palembang, Media3.id – Separatisme Papua melalui segala bentuk aktifitasnya oleh Organisasi Papua Merdeka maupun kelompok jaringan dan organ sempalannya memiliki akibat ancaman intergritas kewilayahan, kedaulatan serta kelangsungan maupun masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rabu, (27/4/2021).

Implikasi negatif dari Ancaman separatisme Papua ini merupakan ancaman yang paling potensial terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia daripada ancaman ancaman dan gangguan terkait dengan keamanan kewilayahan saja.

Korban telah banyak berjatuhan baik dari kalangan militer maupun sipil, tercatat lebih ratusan orang yang telah menjadi korban keganasannya dan gerakan separatisme Papua Merdeka ini bukan sebagai orang perorang yang memiliki senjata dan melakukan tindakan gangguan keamanan kepada orang maupun harta benda melainkan jauh lebih dari itu.

Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia Hendri Kurniawan, SH mengatakan, Gerakan Separatisme Papua Merdeka ini adalah organisasi yang memiliki struktur jaring internasional dan memiliki daya jangkau operasi strategis militer dalam mewujudkan keinginan mereka dalam memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Beberapa hari lalu kita mendengar dan membaca berita telah gugur seorang Prajurit Ksatria TNI yang memiliki kemampuan keahlian strategis baik kemampuan personality dalam dunia militer yang berbasis Prajurit Komando Pasukan Khusus maupun dengan latar belakang telik shandy dengan jabatan seorang KABINDA PAPUA Brigjen TNI Ida Gusti Putu Danny Nugraha di distrik Beoga Kabupaten Puncak oleh Kelompok Separatisme Papua Merdeka. ( note : menolak penggunaan verbalisme kelompok kriminal bersenjata ).” Ujar Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia Hendri Kurniawan, SH.

Lanjutnya, Haruskah menunggu dan menunggu lagi korban berjatuhan dikalangan Militer dan Sipil Indonesia, akankah terus membiarkan rakyat papua dikecam rasa ketakutan terhadap gerakan yang dilancarkan oleh kelompok separatis ini.

Atas Dasar itu Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia MEMINTA KEPADA PRESIDEN RI JOKOWI UNTUK MENGELUARKAN INTRUKSI PRESIDEN guna melakukan Operasi Militer Penuh terhadap Kelompok Separatisme Papua Merdeka.

Masih menurut Hendrik, Gerakan Separatisme Papua Merdeka ini harus dilakukan secara mancing ikan sepat dan ikan gabus dapatnya ikan lele, semakin cepat akan semakin bagus prosesnya tidak bertele tele.

“Karena dalam pandangan kami ini bukan lagi permainan retorika antara pembahasaan kelompok kriminal bersenjata yang ranahnya menjadi domain Keamanan Nasional tapi jelas ini domain dari Pertahanan Nasional yang memiliki implikasi terhadap KEDAULATAN NEGARA.” Tegasnya

Maka tak ada jalan lain Presiden RI keluarkan Instruksi Presiden RI untuk melaksanakan Operasi Militer Penuh dalam pendekatannya.

(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *