493 PNS Yang Baru Mendapatkan SK di Rabid Test Antigen

  • Whatsapp

Seorang PNS sedang diswab Antigen

KARAWANG, Media3.id- Sebanyak 493 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah mendapatkan Surat Keputusan dari Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana hari ini dilakukan rapid test antigen. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang Asep Aang Rahmatullah, S.STP

Saat diwawancara Aang menjelaskan dari informasi ada 493 PNS yang baru mendapatkan SK dari Bupati Karawang, kini mereka dilakukan rapid test antigen  karena penyerahan SK

“informasi PNS yang kemaren, setelah diserahkan SKnya oleh Bupati ada 493. Nah ini sekarang sedang dirapid anti gen. Karena kita menyerahkan SKnya  secara draf two diera pandemi ini. Pada saat mereka mendapatkan SK, otomatis mereka langsung bekerja” kata Aang, Senin (18/01/21).

Lanjutnya, Rapid test antigen ini merupakan salah satu langkah dari Pemda Karawang, karena, karena mereka dikhawatirkan ada yang positif covid-19. Setelah hasilnya keluar dan dinyatakan negatif maka PNS yang baru mendapatkan SK tersebut langsung bergabung dengan PNS lainnya.

Tes anyigen ini merupakan salah satu langkah pemda karawang guna memutus mata rantai covid-19. Karena mereka ada yang berasal dari Kabupaten Karawang karena dikhawatirkan terpapar virus corona. Setelah hasilnya keluar maka mereka dan diketahui negatif, mereka akan bergabung dengan PNS seniornya

“Ini upaya prepentif kita karena tidak semuanya ini warga Kabupaten Karawang ada yang dari luar juga dan juga disaat pandemi ini kita tidak bisa mendeteksi Mungkin di sekitar kita aja virus itu ada”

Lanjutnya “Jadi ini pencegahan kita sebelum PNS yang diserahkan SKnya langsung mengabdi meyakinkan bahwa PNS tersebut Insya’allah Cleer dan bebas covid karenakan mereka gabung dengan senior seniornya terutama dari dinas kesehatan ini mereka langsung kerja ke Puskesmas garda terdepan” tuturnya.

Mereka yang saat ini dirapid antigend ini dinyatakan positif langsung ditindaklanjuti dengan sweb. Sweb ini kalau mereka posisinya positif ya otomatis sesuai dengan protokol kesehatan mereka di isolasi untuk melakukan perawatan hingga sembuh

“Bila diketahui ada yang hasilnya positif dari rapid antigen, kata Aang maka mereka akan ditindaklanjuti dengan test aweb dan secara otomatis harus melakukan isolasi untuk mendapatkan pelayanan medis” jelasnya.

Diakhir kalimatnya ia mengatakan kebanyakan dari mereka yang saat ini baru mendapatkan SK akan ditempatkan di 14 Organisask Perangkat Daerah (OPD) namun yang terbanyak akan ditempatkan di Dinas DPMPTSP, Dinas Pendidikan dan di RSUD.

“akan ditempatkan di 14 Dinas yang terbanyak seperti di DPMPTSP, RSUD dan Dinas Pendidikan” pungkasnya.

(Daman Huri)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *