Bandung, Media3.id – Memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada Jumat, 16 Oktober 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi III, Tina Wiryawati, S.H., M.M., menyerukan pentingnya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah secara berkelanjutan.
Politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat bukan sekadar isu ketersediaan, melainkan juga terkait dengan keterjangkauan harga, kualitas gizi, serta kesejahteraan para petani yang menjadi garda terdepan.
”Hari Pangan Sedunia 2026 ini harus menjadi pengingat dan momentum evaluasi bersama. Jawa Barat sebagai salah satu lumbung pangan nasional memiliki potensi besar yang perlu terus didorong melalui kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan dan kemandirian pangan,” ujar Tina Wiryawati dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Sebagai wakil rakyat di Komisi III DPRD Jabar yang membidangi keuangan, aset, dan BUMD, Tina menekankan pentingnya penguatan alokasi anggaran serta peran aktif BUMD di sektor pangan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar.
”Dukungan terhadap sektor pangan tidak bisa lepas dari perencanaan anggaran yang tepat dan optimalisasi BUMD pangan. Kita harus memastikan rantai distribusi berjalan lancar, akses permodalan bagi petani terjamin, serta efisiensi anggaran daerah benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan lokal,” tegas legislator Fraksi Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, Tina juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kedaulatan pangan dengan mengutamakan konsumsi produk-produk pertanian lokal serta meminimalkan sampah makanan (food waste).
”Mari kita manfaatkan momentum Hari Pangan Sedunia tahun 2026 ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat demi mewujudkan Jawa Barat yang mandiri dan berdaulat secara pangan,” pungkasnya.






