Bandung, Media3.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi momentum krusial untuk memperkuat fondasi kebangsaan dan kesejahteraan masyarakat. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, Ronny Hermawan, S.H., menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan secara nyata dalam kebijakan ekonomi daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Sesuai dengan tema nasional peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Ronny menilai tantangan ideologi di era modern tidak hanya berpusat pada benturan politik, melainkan juga pada kesenjangan ekonomi dan tata kelola keuangan publik yang adil.
”Kesaktian Pancasila telah teruji dalam sejarah bangsa. Namun hari ini, pembuktian kesaktian tersebut ada pada komitmen kita bersama termasuk di jajaran pemerintahan daerah dan legislatif dalam mengimplementasikan sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ujar Ronny Hermawan.
Sebagai anggota Komisi III yang membidangi keuangan, aset, dan pendapatan daerah, politisi Partai Demokrat tersebut menyoroti pentingnya tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pengalokasian APBD yang efisien, transparan, dan pro-rakyat.
”Pengelolaan anggaran daerah serta optimalisasi BUMD Jawa Barat harus berorientasi pada kemakmuran masyarakat luas, bukan sekadar hitung-hitungan bisnis belaka. Ketika pendapatan daerah dikelola secara bersih dan dialokasikan tepat sasaran, itulah bentuk konkret pengamalan nilai Pancasila dalam ranah kebijakan publik,” tegas legislator asal daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok tersebut.
Ronny juga mengajak generasi muda, khususnya warga Jawa Barat, untuk menjadikan ideologi Pancasila sebagai pegangan moral di tengah laju digitalisasi dan modernisasi yang pesat. Menurutnya, keberagaman di Jawa Barat merupakan aset besar yang harus dijaga dengan nilai persatuan.
”Di tengah dinamika zaman, Pancasila adalah benteng sekaligus kompas kita. Mari kita jadikan momentum 1 Oktober ini untuk merekatkan persatuan, menjaga toleransi, dan bahu-membahu membangun Jawa Barat yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.






