Bandung, Media3.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026, menjadi momentum krusial bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Muhamad Sidkon Djampi, S.H., M.M., menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar fondasi sejarah, melainkan pedoman hidup yang dinamis dalam menjaga kondusivitas sosial dan tata kelola pemerintahan.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Kang Sidkon menilai nilai-nilai Pancasila harus membumi dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat Jawa Barat.
“Hari Kesaktian Pancasila ini membuktikan betapa tangguh dan sakralnya ideologi bangsa kita dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Sebagai garda di Komisi 1 yang mengawal tata kelola pemerintahan, hukum, dan keamanan regional, kami di Fraksi PKB memandang persatuan adalah kunci utama untuk mewujudkan Jawa Barat yang adil dan sejahtera,” ujar Kang Sidkon saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis (1/10/2026).
Legislator senior PKB ini juga menyoroti tantangan era digital, ketimpangan sosial, serta pentingnya merawat toleransi beragama di tengah keberagaman masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, sila kelima-Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia-harus diwujudkan lewat kebijakan publik yang berpihak pada rakyat kecil, pemerataan pembangunan, dan keterbukaan akses ekonomi.
“Implementasi Pancasila saat ini adalah bagaimana pemerintah menghadirkan kebijakan yang adil dan transparan. PKB berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan daerah agar selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Ideologi ini harus menjadi benteng pertahanan moral bangsa dari potensi polarisasi sosial,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Kang Sidkon mengajak generasi muda Jawa Barat untuk menjadikan Pancasila sebagai arah pandang dalam berinovasi dan berkarya tanpa melupakan akar budaya serta persatuan bangsa.






