KARAWANG, Media3.id– – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi memulai langkah besar dalam digitalisasi birokrasi tingkat desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang menggelar sosialisasi intensif mengenai penerapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital Serentak Tahun 2026. Sosialisasi ini dilangsungkan di Aula Kantor Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, pada Kamis (17/09/2026).
Langkah progresif ini diambil untuk merombak sistem pemilu konvensional menjadi serba elektronik. Dalam paparannya, Tim DPMD menegaskan bahwa sistem baru ini mencakup seluruh lini krusial. Mulai dari tahapan pencalonan, verifikasi data pemilih berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), tata cara pencoblosan digital, hingga rekapitulasi hasil suara secara transparan dan real-time.
DPMD menjamin sistem e-voting ini dirancang untuk menciptakan pesta demokrasi tingkat desa yang jujur, adil, transparan, dan efisien. Di sisi lain, lompatan teknologi ini juga menjadi strategi jitu untuk meminimalisir potensi konflik horizontal yang kerap mewarnai rekapitulasi manual.
Agenda strategis ini turut dikawal ketat oleh berbagai elemen. Hadir di lokasi di antaranya Kasiepem Kecamatan Jayakerta H. Ujang Suharja, S.Km, Pjs Kepala Desa Kemiri H. Tabroni, M.Si, jajaran BPD, panitia Pilkades, para bakal calon kepala desa, perangkat desa, anggota KPPS, petugas Pantarlih, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Aipda Ayub Wahyudin, S.H.
Sebagai salah satu desa yang menjadi pelopor, Desa Kemiri dihadapkan pada tantangan adaptasi teknologi. Ketua Panitia Pilkades Desa Kemiri, Endang Uswenda, mengapresiasi penuh langkah jemput bola yang dilakukan oleh DPMD Kabupaten Karawang.
“Kami atas nama Panitia Pilkades Desa Kemiri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim DPMD Kabupaten Karawang yang telah berkenan hadir untuk memberikan pemahaman kepada kami mengenai sistem Pilkades Digital,” ungkap Endang.
Endang tidak menampik bahwa sistem elektronik ini merupakan hal baru yang membutuhkan komitmen bersama agar tidak menimbulkan kegagapan di masyarakat.
“Desa Kemiri akan melaksanakan Pilkades secara digital untuk pertama kalinya. Tentu ini hal baru bagi kita semua. Oleh karena itu, sosialisasi ini sangat penting agar seluruh perangkat desa, panitia, dan masyarakat memahami tahapan, tata cara, serta teknis pelaksanaannya,” lanjutnya.
Pihak panitia berharap edukasi masif ini mampu menghapus keraguan warga saat menyalurkan hak suaranya nanti di bilik digital.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, tidak ada lagi kebingungan di masyarakat, sehingga Pilkades Digital di Desa Kemiri nanti dapat berjalan dengan lancar, jujur, adil, transparan, dan tetap kondusif,” pungkasnya.
Reporter: Dmn Hr






