Kabupaten Tangerang (Banten) media3.id – pemerintah kabupaten Tangerang khususnya DBMSDA (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) terus melakukan penanggulangan bencana banjir yang kerap merendam lahan pertanian. Melalui UPTD SDA wilayah 5 melakukan pekerjaan mobilisasi normalisasi serta Pengerukan lumpur sedimentasi disaluran pembuang Ciasin, desa Gempol Sari, kecamatan Sepatan Timur. Pada Senin (01/09/2026).
Kegiatan mobilisasi mekanis dari pertengahan Agustus hingga awal September. Pekerjaan pengerukan sedimentasi dilakukan Karena kondisi pendangkalan saluran yang cukup parah, sehingga tidak.dapat menampung air tatkala musim hujan. Sehingga meluap ke areal pertanian warga setinggi paha orang dewasa, di kpm Gaga Penjin, desa Gempol Sari, kecamatan Sepatan Timur.
Kegiatan normalisasi dan Pengerukan lumpur sedimentasi, dibawah staf teknis UPT korwil dilapangan Darto, dan pengawas Aldi Setiawan.
Menurut kepala UPTD SDA wilayah 5 Agung Rumedi, mengatakan kegiatan dilakukan di hilir Kali Ciasin atas usulan masyarakat petani di kp. Gaga penjin. Saluran pembuang Ciasin Kerap Meluap, karena Sedimentasi sehingga tidak dapat menampung debit air,” jelas Agung.
Kita melakukan mobilisasi mekanis jenis Amphibi untuk melakukan normalisasi, yang awalnya lebar saluran 6 meter dinormalisasi menjadi 8 meter. Dengan panjang pekerjaan 625 meter. Agar saluran dapat menampung debit air lebih banyak dan aliran airnya lancar terangnya.
Lanjutnya lumpur sedimentasi hasil pengerukam dibuat sebagai tanggul pada sisi kiri dan kanan saluran pembuang Ciasin, agar air tidak meluap kelokasi pertanian milik warga. Selain itu tanggul tadi akan digunakan sebagai badan jalan warga. Sehingga bisa menjadi akses petani dalam mobilisasi hasil pertanian,” tegasnya .
Menurut ibu minah , kalo musim hujan lokasi pertanian warga kebanjiran karena saluran pembuang ciasin tidak bisa lagi menampung air sehingga meluap ke lahar pertanian, kalau banjir disini Uda kayak laut setinggi 1 meter,” terang Bu Minah.

Mudah mudahan dengan dilakukan pengerukan lumpur dan dan ada tanggul disisi kiri dan kanan saluran tidak terjadi banjir lagi,” harapnya.
Dilain kesempatan camat Sepatan Timur
Miftah Shuritho saat di temui dikantor, mengatakan ,”
Ya sesuai usulan warga ko. Gaga Penjin desa Gempol Sari, yang kerap lahan pertanian kebanjiran saat musim hujan. Kebanyakan saluran kecil pembuangannya kesitu ke kali Ciasin, sehingga jadi tidak tertampung.” Ujar camat Miftah
Sesuai keinginan masyarakat disitu, agar saluran pembuang ciasin dilakukan normalisasi dan Pengerukan lumpur sedimentasinya.
Camat miftah berharap dengan dilakukannya pengerukan Sedimentasi dan normalisasi saluran ciasin. Banjir dapat diminimalisir menanggulangi bencana agar bahkan tidak terjadi banjir lagi, didesa Gempol sari .
(dia)






