Heroik! Petugas Perlintasan Gagalkan Coba Bundir RS Tabrakkan Diri Ke KA

  • Whatsapp
Suasana pemeriksaan psikologis RS (kedua dari kanan) yang mencoba bundir dengan menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melaju di perlintasan Baciro, Kemantren Gondokusuman. (Foto: Humas Polsek Gondokusuman)

 

KOTA JOGJA (DIY), media3.id – Heroik! Aksi sigap seorang penjaga perlintasan kereta api yang berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri seorang pemuda di perlintasan KA Baciro, Gondokusuman, pada Senin malam (4/5/2026).

Peristiwa bermula sekira pukul 18.17 WIB. Subambang, petugas penjaga perlintasan KA dari PT. KAPM Area 6 Yogyakarta yang sedang bertugas saat itu, menuturkan bahwa korban sempat mendekat dan bertanya mengenai jadwal kereta yang akan melintas. Tak lama berselang setelahnya, saat sinyal kereta mendekat mulai terdengar, RS justru berjalan ke tengah rel untuk menghadang kereta.

Melihat aksi berbahaya tersebut, Subambang dengan sigap menarik tubuh korban ke pinggir rel dan membawanya masuk ke dalam pos penjagaan/portal KA demi keamanan.

“Saya kemudian menghubungi Polsek Gondokusuman. Personel kepolisian yang tiba di lokasi sekira pukul 18.30 WIB langsung mengamankan RS beserta satu unit kendaraan roda dua dengan nomor polisi AB 5587 BC milik korban ke Mapolsek,” terang Subambang, Selasa (5/5/2026).

Kapolsek Gondokusuman Kompol Julius Meta Jiwa mengapresiasi kesigapan Subambang. “Kami mengapresiasi kesigapan Bapak Subambang. Berkat tindakan cepat beliau, nyawa saudara RS dapat terselamatkan dari kecelakaan fatal. Ini adalah wujud nyata kepedulian antar sesama di ruang publik,” ujar Kompol Julius, Selasa (5/5/2026).

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Julius Meta Jiwa.

Berdasarkan pemeriksaan awal, diduga kuat RS nekat melakukan aksi tersebut karena terhimpit permasalahan ekonomi keluarga. Menanggapi fenomena ini, Kapolsek memberikan imbauan mendalam kepada masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila sedang menghadapi beban hidup yang berat, jangan ragu untuk bercerita kepada keluarga, teman, atau mencari bantuan profesional. Mengakhiri hidup bukanlah solusi atas permasalahan yang ada,” tandasnya.

Kepolisian juga meminta warga untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitarnya. Saat ini, pihak Polsek Gondokusuman tengah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban di Bantul agar RS mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut.• (Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *