Dugaan Gas Kimia PT Pindodeli 2 Keluar Tiap Hari, Warga Alami Sesak Napas Hingga Mual

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Dugaan pencemaran udara kembali membayangi wilayah Kabupaten Karawang. Kali ini, masyarakat Kecamatan Ciampel mengeluhkan adanya bau gas kimia menyengat yang diduga bersumber dari aktivitas operasional pabrik PT Pindodeli 2. Keluhan tersebut mendadak viral di media sosial setelah diunggah oleh warga ke ruang publik.

 

Read More

Berdasarkan pantauan di lapangan, keluhan ini mencuat setelah pemilik akun Facebook bernama Alfian Fishing membuat sebuah unggahan di grup publik “BERITA VIRAL KARAWANG”. Dalam tulisan tersebut, ia menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan langsung kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

 

“Assalamualaikum Pak Haji Aep, Pak Dedi. Kami minta tolong dari masyarakat Ciampel, Karawang Timur. PT PINDODELI 2 setiap hari mengeluarkan gas kimia yang sangat menyengat,” tulis akun Alfian Fishing dalam unggahannya yang mendapat banyak respons dari netizen.

 

Dampak dari bau menyengat tersebut dilaporkan mulai mengganggu kesehatan masyarakat sekitar secara masif. Menurut penuturan warga dalam unggahan itu, paparan gas diduga kimia tersebut menyasar seluruh kalangan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

 

Warga sekitar dilaporkan diduga mengalami sejumlah gejala gangguan kesehatan yang serupa. Di antaranya adalah sesak napas, kepala pusing, mual, tenggorokan kering, mata pedih, hingga mengalami kondisi kekurangan oksigen akibat udara yang tercemar.

 

Melalui unggahan tersebut, masyarakat mendesak agar pemerintah daerah beserta instansi penegak hukum terkait segera melakukan investigasi dan menindak tegas sumber polusi. Warga berharap ada langkah konkret yang cepat demi menyelamatkan kesehatan lingkungan dan jiwa penduduk yang bermukim di sekitar kawasan industri tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PT Pindodeli 2 terkait tudingan kebocoran atau pembuangan gas kimia tersebut. Redaksi juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang terkait langkah pengujian sampel udara di lokasi yang dikeluhkan warga.

 

Reporter: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *