Oknum Kepala Sekolah Minta Berita Dugaan Perselingkuhannya Dihapus

  • Whatsapp

Pelalawan, Media3.id – Sikap oknum kepala MTs Negeri 2 Pelalawan H. Muhammad S.Pd.i terkesan mengintervensi wartawan. Oknum Kepsek meminta berita dugaan perselingkuhannya dengan istri orang untuk dihapus. Senin, (30/03/2026).

 

Read More

Berawal dari pertemuan wartawan media3.id Minggu (29/03/2026) di Sorek Satu, dengan PJ seorang putra dari NR wanita diduga selingkuhan oknum kepala sekolah di Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau. Dia mengaku mengetahui bahwa ibunya NR sedang menjalin hubungan gelap dengan pria lain. Sementara NR memiliki suami sah inisial RK warga Kelurahan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

 

Kepada media ini, PJ membongkar dugaan perselingkuhan ibu kandungnya dengan H. Muhammad oknum kepala MTs Negeri 2 Pelalawan. Bahkan RK sendiri selaku suami sahnya juga mengaku mengetahui adanya pria lain yang diduga selingkuhan istrinya atas pengakuan NR sendiri.

 

Dari dugaan hubungan asmara terlarang oknum kepala sekolah tersebut, RK mengaku istrinya berubah drastis hingga tidak mau tidur seranjang.  Istri saya sudah dua kali pergi dari rumah, bahkan sampai hari ini belum pulang. Bahkan sampai istri saya telah melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Pelalawan, jelas RK suami sah NR kepada media ini.

 

Pasca viral nya berita dugaan perselingkuhannya oleh oknum kepala MTs Negeri 2 Pelalawan H. Muhammad S.Pd.i di media online, dia mengirim pesan melalui pesan WhatsApp yang dinilai mengintervensi wartawan. H. Muhammad meminta agar berita tersebut dihapus. “Mohon dihapus berita itu ya,” tulisnya singkat tanpa membantah sedikitpun isi berita dugaan perselingkuhannya tersebut.

 

Bahkan ketika dicoba meminta klarifikasinya, baik melalui sambungan telepon maupun melalui pesan WhatsApp, responnya “saya sholat dulu,” jawabnya. Namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, kepala MTs Negeri 2 Pelalawan tersebut belum memberi penjelasan.

 

(Sona)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *