Kabupaten Tangerang (Banten).media3.id – BUMDes di tahun 2026 terus di dorong sebagai penggerak ekonomi desa melalui penyertaan modal minimal 20% dari dana desa untuk ketahanan pangan, pengembangan UMKM dan optimalisasi aset lokal. Desa Pondok Kelor kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang melakukan Launching Bumdes lahan Pertanian Pondok Bangkit melakukan Budidaya Bawang Merah dan jagung dilahan seluas 6.000 meter².
Lahan pertanian BUMDes di jalan Nyimas melati Desa Pondok Kelor RT.02 RW.03 kecamatan Sepatan Timur, seluas 6.000 M² diketuai oleh Nani Setiowati. Acara launching BUMDes dihadiri oleh Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho S.STP., MM., kepala desa pondok Kelor Junaedi S.IP ketua Forum BUMdes Khaerudin, ketua BUMDes Pondok Bangkit Nani Setiowati, serta undangan yang hadir.
Menurut kepala Desa Pondok Kelor Junaedi S.IP mengatakan disela sela kegiatan,” peresmian Launching BUMDes seluas 6.000 m² merupakan tanah pribadi milik warga yang kita sewa. Kita lakukan penanaman 2 item terlebih dahulu yaitu bawang merah dan jagung, sebagian sudah di tanam dan dan sebagian lagi masih disemai,” jelas Junaedi.
Motivasi desa Pondok Kelor memiliki sektor pertanian, melihat adanya lahan tidur dan kita aktifkan kembali, agar bisa diberdayakan serta menyerap anak muda melenial agar Meraka tidak jenuh. Pengelolaan BUMDes pertanian ini gabung dengan Gapoktan Pondok Kelor sebanya 10 orang, ” ungkap kades.
Untuk pembibitan BUMDes beli dari Balai Pusat Pertanian (BPP) Sepatan. Penanaman Bawang merah dan. Jagung merupakan program ketahanan pangan Sesuai Asta Cita presiden Prabowo. Semoga kedepan BUMDes bisa berkembang dan lebih maju untuk kedepannya, ” harapnya. (Dia).






