BANJARNEGARA (Jateng), media3.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menurunkan bantuan logistik dan penyediaan makanan bagi korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara.
“Tim gabungan saat ini fokus pada pencarian warga yang menyelamatkan diri masuk ke hutan. Penanganan sudah dilakukan secara terpadu sejak informasi bencana diterima,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, seusai menemui warga yang mengungsi di Kantor Kecamatan Pandanarum, Senin (17/11/2025).
Dijelaskan, bantuan untuk warga sudah disiapkan dari mulai logistik, pangan, peralatan tidur, hingga obat-obatan. Petugas juga mendirikan posko pengungsian dan dapur umum.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Didik Prawata mengatakan dapur umum yang didirikan Dinsos Provinsi Jateng berada di area Kantor Kecamatan Pandanarum. “Senin ini, sudah dibagikan 1.000 paket nasi bungkus pada pagi, dan siangnya 1.200 paket. Hari ini kami membantu beras 2 ton, dan juga untuk barang-barang logistik sekitar senilai Rp239.000.000,” terang Didik, Senin (17/11/2025).
Bencana tanah longsor melanda wilayah Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu (15/11/2025), pukul 16.00 WIB.
Longsor dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut, menyebabkan tebing runtuh, menimpa area perkebunan serta persawahan warga, dan mengancam permukiman di sekitarnya.
Sekitar 286 KK atau 660 jiwa telah mengungsi ke Kantor Kecamatan Pandanarum, sementara 45 jiwa masih terisolir di lokasi terdampak dan dalam proses evakuasi. Kerusakan material mencakup sekitar 30 unit rumah serta lahan persawahan dan perkebunan yang terdampak, masih dalam pendataan. Pendataan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan kondisi seluruh wilayah terdampak.• (Shaleh Rudianto media3)






