Banjar, Media3.id – Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kota Banjar. Kali ini menimpa siswa SMPN 3 Banjar setelah menyantap hidangan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (1/10/2025). Berdasarkan data sementara, sedikitnya 55 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 mengalami gejala keracunan.
Para siswa yang terdampak segera dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda di Kota Banjar, yakni RSUD Kota Banjar, PMC/RSBP, dan RS Mitra Idaman untuk mendapatkan penanganan medis.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Diandini, mengungkapkan bahwa siswa mulai menyantap hidangan sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelum itu, pihak sekolah sudah mengingatkan wali kelas yang mendampingi siswa agar waspada jika hidangan tercium bau tidak sedap.
“Saya sudah menginstruksikan agar jangan menyantap hidangan jika makanan tersebut menimbulkan bau. Setiap kelas dipantau oleh wali kelas masing-masing,” ujar Diandini kepada awak media.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan siswa, tidak semua hidangan menimbulkan bau atau basi. “Ada beberapa siswa yang mengatakan hidangan pas dibuka penutupnya mengeluarkan bau, tapi tidak semuanya,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. Ika Rohantika, menyampaikan bahwa sebagian siswa masih dalam tahap observasi. “Jika masih ada keluhan saat observasi, akan dilakukan penanganan lanjutan,” ucapnya.
Dr. Ika juga mengimbau, bagi siswa yang belum merasakan gejala di sekolah namun muncul keluhan di rumah, agar segera melapor ke sekolah untuk mendapatkan pendampingan dan rujukan pemeriksaan.
Terkait penyebab pasti keracunan, pihak Dinas Kesehatan masih menunggu hasil uji laboratorium. “Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Sampel makanan sudah kami ambil untuk diteliti. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan para siswa,” pungkasnya.
(Red)






