Dana Kaistimewan Bakal Dipangkas Separo, Pemprov DIY Alokasi Ulang Sektor Prioritas

  • Whatsapp
Exif_JPEG_420

JOGJA (DIY), media3.id – Kabar perihal pemotongan anggaran Dana Keistimewaan (Danais) oleh Kementerian Keuangan dari Rp.1 triliun menjadi Rp.500 milliar masih sebatas dalam Nota Keuangan RAPBN 2026 mendatang.
Pemotongan Danais tersebut dinilai bakal pengaruhi sendi-sendi kehidupan di DIY, terutama dalam pelestarian adat budaya dan tradisi, serta sektor pendidikan.

Demikian dikemukakan oleh Paniradya Kaistimewan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Aris Eko Nugroho, Rabu (20/8/2025).

“Pemda DIY akan menyesuaikan anggaran belanja dengan berapa pun alokasi Danais yang dicairkan oleh pemerintah pusat nantinya. Sebelum jadi APBN maka menjadi bagian warning bagi kami untuk kemudian mencermati program kegiatan yang telah kami alokasikan di 2026,” ucap Aris.

Sebagaimana diketahui, Danais yang digelontorkan pemerintah pusat menjadi kekuatan kesejahteraan bagi masyarakat DIY. Artinya, berdampak langsung menopang ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Hal tersebut berbeda dengan APBD DIY. APBD dikelola oleh organisasi pemerintahan daerah (OPD) dengan kegiatan rutin yang belum bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Peruntukan Danais yang untuk sektor pelestarian adat budaya dan tradisi, berdampak menjaga semangat gotong royong antar masyarakat, menangkal radikalisme dan liberalisme budaya asing.

Selama ini Danais mampu mengintervensi sektor pendidikan melalui peningkatan kapasitas SDM maupun pembinaan karakter. Demikian pula yang untuk sektor pariwisata. Danais mampu menjadi pemacu laju geliat pariwisata DIY secara keseluruhan.• (Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *