DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Suasana riuh penuh sukacita, pecah tadi malam saat nonton bareng (nonbar) tim nasional (timnas) Indonesia melawan timnas China dalam gelaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona AFC , di Sop Durian Margando, Jalan Simpang Margonda, Lampu Merah Arif Rahman Hakim, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Kamis (5/6/2025), yang berkesudahan dengan skor akhir 1 – 0 untuk kemenangan Indonesia.
Karena tidak bisa menonton secara langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), ratusan orang dari sejumlah wilayah Kota Depok dan sekitarnya, tumpah ruah dalam kegiatan nonbar tersebut.
Disampaikan salah satu pengunjung Sop Durian Margando, hadirnya kesini bukan hanya memberikan semangat dan dukungan kepada tim kesayangan mereka, tetapi mereka pun seakan tak ingin ketinggalan untuk menjadi bagian dari saksi sejarah, lolosnya tim Indonesia ke piala dunia untuk pertama kalinya.
“Saya senang karena sudah jauh-jauh datang kesini untuk nonbar, dan akhirnya Indonesia bisa menang lawan China,” kata Gugun sumringah, salahsatu pengunjung Sop Durian Margando yang berdomisili di Tapos.
Datang bersama istrinya, Gugun nampak menikmati jajanan Sop Durian yang jadi menu utama di Sop Durian Margando. “Disini kan yang paling terkenal adalah Sop Durian nya, jadi saya pesan itu ditambah lumpia, dan pangsit sebagai menu tambahan. Disamping itu, tadi juga ada kopi gratis, kacang rebus gratis, jagung, ubi, gratis, ada games ya.., keren juga sih, bikin suasana nonbar jadi makin nyaman,” ungkap Gugun yang mengidolakan pemain timnas Jay Idzes.
Keriuhan penuh sukacita ini pecah, dan gol yang ditunggu-tunggu pun lahir saat Ole Romeny mampu menyelesaikan tugas yang diembannya dalam eksekusi penalty di titik 12 pas.
Pertandingan yang digelar SUGBK Jakarta ini, adalah pertandingan yang sangat krusial bagi kedua tim guna menentukan peluang lebih besar untuk mengikuti piala dunia yang nantinya akan digelar di benua Amerika tepatnya Amerika Serikat, Mexico, dan Kanada.
Adapun jalannya pertandingan berlangsung sengit, namun benteng timnas Indonesia yang dikawal oleh trio Jay Idjes, Rizki Ridho, dan Justin Hubner, dengan pemain debutan Emil Audero yang tampil secara gemilang sebagai Penjaga Gawang, bermain sangat solid sehingga bisa membennddung gempuran serangan-serangan dari para pemain China.
Gol semata wayang pun tercetak di titik putih Penalty yang diselesaikan oleh Ole Romeny secara dingin, pasca pelanggaran akibat dijatuhkannya Ricky Kambuaya oleh salah satu pemain China mendekati menit akhir di babak pertama.
Di babak kedua, kedua tim bermain lebih agresif untuk melakukan penyerangan, hingga menciptakan berbagai peluang untuk menciptakan gol. Namun sayang, beberapa peluang tersebut tak mampu dikonversi menjadi gol, dan gol Ole menjadi gol satu-satunya dalam pertandingan ini. Sampai sejauh ini,
Dari sejumlah peluang tersebut, tercatat Indonesia telah melakukan tembakan 13 kali, dengan tembakan kearah gawang sebanyak 3 kali. Sementara China sebanyak 5 kaliTembakan, dengan tembakan ke arah gawang sebanyak 1 kali.
Dengan kemenangan ini, Indonesia membuka peluang untuk melanjutkan ke putaran keempat.
Ole Romeny telah mencetak 3 gol dari 3 pertandingan, dan ia kembali dinobatkan sebagai ‘man of the match’ atau pemain terbaik dalam pertandingan ini, setelah predikat sebelumnya ia dapatkan saat Indonesia melawan Bahrain.
Berkat 1 gol dari Ole ini, Indonesia tetap berada di posisi keempat dengan raihan 12 poin, dibawah Arab Saudi dengan poin 13, dan diposisi 2 ada Australia dengan raihan 16 poin. Sementara itu Jepang tetap kokoh di posisi puncak group C dengan raihan 20 poin.
Sementara itu, peluang China masuk ke Piala Dunia 2026 tertutup. Mereka gagal mengubah posisi di klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dengan satu laga tersisa, dan baru mengumpulkan enam poin. Sedangkan Indonesia, akan melanjutkan ke putaran keempat dengan perkiraan akan melawan tim-tim dari jazirah Timur Tengah hingga nantinya yang menang, akan masuk ke Piala Dunia 2026.
Adapun statistik pertandingan selama 90′ menit adalah sebagai berikut.
Indonesia tembakan 13, tembakan kearah gawang 3, penguasaan bola 47%, jumlah operan bola 350, Akurasi operan, 80%, Pelanggaran 12, kartu kuning 2, offside 1, dan tendangan sudut sebanyak 3 kali.
Sementara China tembakan 5, tembakan kearah gawang 1, penguasaan bola 53%, jumlah operan bola 372, Akurasi operan, 84%, Pelanggaran 16, kartu kuning 3, offside 0, dan tendangan sudut sebanyak 5 kali.
Untuk susunan pemain :
Timnas Indonesia XI: Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Yakob Sayuri, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya Calvin Verdonk; Ole Romeny, Egy Maulana Vikri
China XI: Wang Dalei;Yang Zexiang, Han Pengfei, Zhu Chenjie, Hu Hetao; Wang Shangyuan, Xu Haoyang, Sai Erjiniao, Cao Yongjing; Zhang Yuning, Wang Yudong






